9 Tips Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal

9 Tips Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal
Foto: Istimewa
JAKARTA??RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Apakah Anda dapat memulai bisnis properti tanpa memerlukan modal? Tentu saja bisa!

Dalam membangun bisnis properti keterampilan bicara merupakan modal utama. Berikut rangkuman 9 cara memulai bisnis properti dari nol tanpa modal yang mungkin dapat Anda coba.

1. Memulai dari nol
Saat anda mengawalinya dari level nol, Anda sebetulnya mempunyai banyak keahlian ketimbang orang yang memulai usahanya dari level tengah. Anda akan belajar bagaimana mengatasi setiap masalah dan kegagalan.Dan saat Anda sukses Anda akan merasa sangat puas atas hasil yang Anda telah capai.

2. Rajin melihat iklan
Terdapat banyak sekali media yang memuat iklan-iklan properti saat ini. Anda bisa melihat iklan tersebut di internet, surat kabar, maupun papan iklan di jalan. Anda bisa menawarkan properti kepada kerabat dan orang lain yang sedang mencari properti. Saat anda memberi harga pada calon pembeli berikan harga yang sedikit lebih tinggi agar anda dapat memperoleh untung saat properti sudah terjual.

3. Dimulai dari Lingkungan Anda
Anda bisa mengamati dan ikut mengobrol dengan orang orang dis sekitar anda yang ingin membeli atau menjual properti. Anda dapat menanyakan secara detail properti apa yang sedang dicari atau dijual di mana. Dalam memulai bisnis, Anda bisa belajar bagaimana menjalankan usaha ini.

4. Mencari Calon Penjual
Tugas anda setelah berdiskusi dengan calon pembeli ialah mencari calon penjual.hal pertama yang dilakukan untuk mencari ruamah yang akan dijual adalah mendatangi lokasi perumahan tersebut atau pergi ke pameran perumahan. Lokasi merupakan penentu harga dan minat. carilah informasi selengkap mungkin agar calon pembeli pun memiliki gambaran yang memuaskan akan pilihan rumah yang ada.

5. Menawarkan kerja sama
Tawarkanlah kerja sama pada penjual yang anda telah rekrut. Agar tidak merugikan satu sama lainnya, sebaiknya Anda menuliskan kerja sama tersebut secara tertulis. Anda harus menanyakan detail properti yang dijual seperti luas, berapa lantai, lokasi, cara pembayaran dan komisi yang anda dapat setelah menjual properti tersebut.

Keahlian marketing sangat diperlukan untuk menarik pembeli. Anda harus jujur saat Anda memasarkan sebuah properti karena jika tidak pembeli tidak akan percaya dan lari.

6. Membuat Website untuk promosi
Media online sekarang sudah mulai banyak penggunanya. Teknik promosi zero marketing dapat anda praktikkan melalui internet. Anda bisa mempromosikan properti yang ingin dijual melaui sosial media seperti Facebook dan Twitter. Selain itu anda bisa membuat website gratis di blogger.com dan wordpress.com. Website tersebut bisa dijadikan ruang bertemunya penjual dan pembeli berkomunikasi.

7. Membuat merek usaha
Ketika bisnis properti anda sudha lancar, maka Anda dapat membuat merek untuk usaha anda agar terlihat lebih profesional. Para calon pembeli dan penjual lebih mempercayai perusahaan yang telah memiliki merek pada pada jasa yang dimiliki.

Carilah nama merek yang mudah diingat dan anda harus mendaftarkannya ke badan hukum agar merek Anda tidak dicuri. Jika dana yang Anda miliki terbatas Anda bisa meminjam kepada kerabat, keluarga, atau bank terlebih dahulu tapi ingat Anda harus membayar pinjaman nya tepat waktu sesuai dengan perjanjian.

8. Sisihkan keuntungan
Setiap Anda mendapatkan komisi, sisihkan, dan tabunglah sebagian uang tersebut untuk memperbersar usaha Anda

9. Mencari Karyawan
Saat perusahaan mulai berkembang, carilah karyawan untuk membantu pekerjaan Anda. Seperti mengurus kegitan administrasi perusahaan Anda, Memasarkan properti yang masuk ke listing perusahaan Anda.

Dapatkan eBook Tentang “61 Rahasia Menjadi Kaya” senilai Rp 997.000. Khusus Untuk Pembaca detikFinance Hari Ini, Saya Kasih Gratis, Terbatas Untuk 100 Orang Pembaca. Klik di Sini Untuk Download.

(mbs-rifan financindo berjangka pekanbaru)