AKSI BELI MASIH MASIF, PASAR UANG DOMESTIK BERGERAK VARIATIF

shadow

Financeroll?– Pada perdagangan Kamis (24/7) pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank diJakarta?pada Kamis (24/7) sore melemah sebesar 53 poin menjadi Rp? 11.560 dibanding sebelumnya tercatat Rp? 11.507 per dolar AS.? Kurs? rupiah melemah pada perdagangan hari ini seiring mulai memudarnya euforia pemilu presiden (pilpres).? ?Laju Indeks Harga?Saham?Gabungan (IHSG) berhasil menembus area positif lagi setelah naik 0,1% ke 5.098,64. Investor asing mengalami net buy Rp 283 miliar.? Volume perdagangan mencapai 4,4 miliar saham senilai Rp 6,01 triliun. Penguatan sebanyak 151 saham, 118 saham melemah dan 81 saham masih stagnan.

Dolar AS bergerak menguat terutama terhadap mata uang euro seiring meningkatnya kekhawatiran geopolitik di Ukraina bahwa adanya penambahan sanksi terhadap Rusia oleh AS justru akan menghambat proses pemulihan ekonomi di negara-negara Eropa yang masih rapuh.? Sanksi yang lebih keras terhadap Rusia berisiko menekan ekonomi Jerman yang merupakan ekonomi terbesar di Eropa, apalagi hubungan dagang di antara kedua negara itu cukup kuat.

Salah satu pendukung menguatnya mata uang dolar AS yakni data-data ekonomi Amerika Serikat yang positif.? Angka penjualan rumah AS di bulan Juni mencatat kenaikkan dalam delapan bulan terakhir. Sedangkan indeks harga konsumen naik 0,3 persen.? Kondisi itu menunjukkan adanya perbaikan pertumbuhan ekonomi. ??Sementara itu, kurs tengah?Bank?Indonesia??(BI) pada Kamis (24/7), tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp 11.531 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 11.498 per dolar AS.

Dari?bursa saham, tercatat Indeks sempat tergelincir ke zona negatif dan menyentuh level terendah di 5.080 dari level pembukaan 5.093.?Untuk level tertinggi di 5.119,49.? Penguatan saham sektor pertambangan 2,1 persen mempimpin penguatan indeks disusul saham sektor 1,4 persen. Untuk pelemahan terdalam terjadi pada saham sektor industri dasar 0,9%.

Sementara itu, Indeks LQ45 turun 0,3%, indeks JII melemah 0,3%, indeks ISSI turun 0,1%, indeks SMinfra18 turun 0,7% dan IDX30 turun 0,4 persen.? Saham yang menguat seperti saham ITMG naik Rp 1.175 ke Rp 26.425,?AALInaik Rp 575 ke Rp 26.575, PTBA naik Rp 375 ke Rp 11.125, AMFG naik Rp 300 ke Rp 7.700, UNTR naik Rp 200 ke Rp 22.900, ANTM menguat Rp 130 ke Rp 1.265.? Saham yang melemah seperti INTP turun Rp 525 ke Rp 25.600, GGRM turun Rp 350 ke Rp523.150, SMGR melemah Rp 225 ke Rp 16.650, HERO turun Rp 120 ke Rp 2.855.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/aksi-beli-masih-masif-pasar-uang-domestik-bergerak-variatif/