Analisa Emas 14 Oktober: Korektif Bullish Pada Kisaran USD1255

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Neraca perdagangan China untuk bulan September terpantau turun cukup signifikan dibawah ekspektasi menjadi surplus 41.99 miliar dolar AS dari sebelumnya surplus 52.05 miliar dolar AS. Di samping itu, adapun rilis notulen rapat kebijakan FOMC pada beberapa waktu lalu menunjukkan, adanya keputusan The Fed untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga-nya.

Harga emas

Namun, beberapa petinggi the Fed mengatakan, rate hike AS sudah diperlukan segera. Dua hal tersebut menyebabkan harga emas reli dan saat berita ini diturunkan pair XAU/USD diperdagangkan naik tipis di kisaran level harga 1,259 dolar AS.

Sementara itu pada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Desember diperdagangkan naik sebesar 0.54 persen ke level harga 1,261 dolar AS per troy ons. Sedangkan harga perak futures untuk pengiriman bulan Desember mengalami kenaikan ke level harga 17.58 dolar AS per troy ons dan harga tembaga futures untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar 0.11 persen menjadi 2.174 dolar AS per pound.

 

Rilis Notulen Rapat Kebijakan FOMC

Selama sesi perdagangan hari Rabu kemarin, emas masih reli dan membuat harga logam ini tetap diperdagangkan di kisaran level 1,254 dolar AS, level rendah empat bulan. Reli tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya spekulasi the Fed akan menaikkan suku bunga tahun ini. Naiknya peluang rate hike the Fed ini selanjutnya memicu penguatan terhadap mata uang dolar AS dan mampu menahan minat investor terhadap emas. Menurut Fed Watch Tool milik CME Group, probabilitas kenaikan suku bunga untuk bulan Desember mendatang adalah sekitar 67 persen, meningkat daripada akhir bulan September yang hanya sebesar 59 persen.

Di samping itu, rilis notulen rapat FOMC yang digelar pada tanggal 20-21 September di Washington mencatat, beberapa anggota FOMC menyatakan bahwa kenaikan suku bunga AS bisa jadi akan diberlakukan apabila perkembangan perekonomian AS naik sesuai dengan ekspektasi komite ini. Sejauh ini, tren tingkat suku bunga rendah di AS sudah mendorong logam mulia emas menjadi kompetitif terhadap aset berimbal balik bunga seperti obligasi.

Selain itu, menurut analis, turunnya kepercayaan terhadap kemampuan bank sentral dunia untuk mengembalikan kembali pertumbuhan ekonomi global juga mampu menyebabkan logam mulia nampak lebih menarik daripada aset investasi lainnya.

Emas bergerak korektif bullish pada kisaran USD1255 dan diperkirakan akan bergerak bullish menuju resistanceUSD1279.

Hasil pertemuan FOMC terakhir masih memberikan kecenderungan untuk kenaikan suku bunga bulan Desember mendatang. Namun demikian pergerakan korektif bullish kemungkinan akan disebabkan oleh aksiprofit-taking atau tekanan karena aksi jual di pasar saham.

 

Analisa Teknikal

Pada grafik H4 di bawah ini dapat dilihat salah satu kemungkinan hitungan Elliott Wave yang dapat membantu anda mengambil keputusan trading hari ini.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : PT. Rifan financindo berjangka pekanbaru

Sumber : seputarforex

klik gambar untuk memperbesar