RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Antisipasi Legislasi Pajak AS, Harga Emas Pertahankan Level Tinggi

RIFAN FINANCINDO PEKANBARU – Harga Emas menanjak di perdagangan sesi Asia pada Senin pagi (18/Desember), meski pasar tengah mengantisipasi voting perombakan Undang-Undang Pajak di Parlemen AS yang akan berlangsung pertengahan pekan ini. Gold Spot XAU/USD tampak naik 0.14% ke 1256.51 di platform TradingView. Namun demikian, harga Emas Antam di LM Jakarta Pulogadung turun Rp1000 dibanding acuan hari Jumat ke Rp617,000 per gram, dengan buyback dipatok pada Rp549,000 per gram.

Harga Emas Pertahankan Level Tinggi

Hari Jumat lalu, komite berisi anggota-anggota partai Republik yang membahas rekonsiliasi antara Senat dan House of Representative telah berhasil menyusun draft final yang memuat perombakan Undang-Undang Pajak Amerika Serikat. Voting untuk mengesahkan draft tersebut bisa dilakukan pada hari Selasa besok, sedangkan Presiden Donald Trump telah bersiap menandatanganinya sebelum akhir pekan. Namun, investor nampaknya masih bersikap wait-and-see sementara menunggu legislasi ini benar-benar berhasil disahkan.

Pasalnya, dengan proporsi jatah kursi Partai Republik dan Demokrat yang berada pada 51 banding 49 di Senat, maka masih ada kemungkinan legislasi ini gagal. Sebagaimana diketahui, partai Demokrat menentang perombakan pajak yang dijanjikan Presiden Donald Trump sejak masa kampanyenya, karena diperkirakan akan memperbesar defisit anggaran AS akibat pemangkasan Pajak Korporasi besar-besaran.

Jika berhasil disahkan, maka perombakan pajak tersebut diekspektasikan dapat menjadi penggerak ekonomi AS tahun depan, walaupun defisit membengkak dalam jangka panjang; sekaligus meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga. Apabila UU Pajak berhasil disahkan dan mendorong bank sentral menaikkan suku bunga lebih cepat, maka hal itu dapat menggerogoti harga Emas.

Selain voting UU Pajak tersebut, pasar juga akan menyoroti rilis data Gross Domestic Product (GDP) AS Kuartal III/2017 (final), sebelum menutup meja di hari perdagangan terakhir menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Data GDP yang mengekspreksikan ketangguhan ekonomi AS, dapat berimbas buruk bagi harga Emas.  ( Mbs-rifan financindo berjangka )

Lihat :  Rifan Financindo 

Sumber : seputarforex