Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA?? Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di teritori positif mengawali perdagangan pagi ini.

Pada awal perdagangan Senin (22/8), IHSG dibuka naik 13,174 poin (0,24%) ke 5.429,209. Sementara indeks unggulan LQ45 dibuka menguat 2,532 poin (0,27%) ke 933.939.? Mengawali ?perdagangan preopening, IHSG bergerak menguat 9.861 poin (0,18%) ke 5.425,896. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 2,474 poin (0,27%) ke 933.881.

Pada akhir perdagangan akhir pekan, Jumat (19/6), IHSG turun 45,415 poin (0,83%) ke level 5.416,035. Sementara Indeks LQ45 melemah 11,034 poin (1,17%) ke level 931,407.

Di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.148 dibandingkan posisi akhir pekan lalu di Rp 13.150.

Sedangkan kondisi bursa saham Asia pagi ini, antara lain:?? Indeks Nikkei 225 naik 32,82 poin (0,20%) ke 16.578,64, Indeks Hang Seng naik 40,71 poin (0,18%) ke 22.977,93, Indeks SSE Composite turun 2,91 poin (0,09%) ke 3.105,17, dan? Indeks Straits Times naik 0,89 poin (0,02%) ke 2.844,28.

Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi antara 4,9 ? 5,3% pada 2016 dari proyeksi sebelumnya di 5 ? 5,4%, menyusul diturunkannya belanja kementerian/lembaga dan transfer ke daerah sebesar Rp133,8 triliun.

Sementara itu, Gubernur BI Agus Martowardojo ?mengatakan, ?pemangkasan anggaran dari APBN akan mempengaruhi laju perekonomian di kuartal III dan kuartal IV yang diperkirakan bank sentral masing-masing sebesar 5% dan menyusut di bawah 5% di kuartal terakhir.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan selain dipotongnya anggaran, bank sentral juga melihat pertumbuhan ekonomi global yang masih lesu akan terus mempengaruhi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

BI melihat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tidak akan sesuai ekspektasi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Eropa, ujar dia, akan menyusut karena dampak dari keluarnya British dari Uni Eropa (Brexit).(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?financeroll