Bergerak Positif, IHSG Lanjutkan Penguatan

Rifan Financindo Berjangka ? Pergerakan Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,40% atau 19,77 poin ke 4.999,88 pada perdagangan hari ini, Kamis (30/6).? Sebelumnya pada penutupan perdagangan Rabu (29/6), IHSG berakhir menguat 97,93 poin atau 2,01% ke level 4.980,10.

Penguatan indeks dipicu masih terasanya sentimen pengesahan UU Tax Amnesty dan naiknya bursa Asia akibat reli global. Imbas dari pengesahan UU Tax Amnesty kembali direspon positif para pelaku pasar sehingga mampu menopang laju IHSG. Kini seluruh investor berharap IHSG mampu melanjutkan penguatan menuju area 5.000 sekaligus mengkonfirmasi adanya tren bullish jelang menutup kuartal II 2016.

Sedangkan pasar Asia dibuka lebih tinggi pada Kamis ini, dampak dari reli global pada Rabu lalu setelah pasar pulih dari terjun bebas imbas Brexit. Melansir CNBC, Kamis (30/6), Australia ASX 200 naik 1,58% didorong oleh keuntungan di sektor keuangan, bahan dan sub indeks energi. Jepang Nikkei 225 naik 1,10% dengan saham menerima dorongan dari yen yang relatif lemah. Melintasi Selat Korea, Kospi naik 0,46%.

Sejumlah analis mengatakan reli di pasar keuangan global telah mengurangi dampak krisis Brexit. Namun mereka meminta untuk tetap berhati-hati. Karena reli tersebut hanya mengurangi dampak krisis Brexit dalam jangka pendek. Ketidakpastian masa depan ekonomi Inggris masih harus dicermati, seiring pembicaraan mereka dengan Uni Eropa.

Di bursa Indonesia, pada pembukaan Kamis ini tercatat transaksi bersih asing Rp137 miliar, dengan aksi jual asing Rp103 miliar dan aksi beli asing Rp240 miliar. Dari 232 saham yang diperdagangkan 144 naik, 32 turun, dan 56 tetap.

Tercatat, hampir semua sektor saham pada pembukaan perdagangan Kamis ini berada di area positif. Sektor? saham yang memimpin penguatan adalah aneka industri naik 2,77%, diikuti industri dasar yang naik 2,07%.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi surat utang atau obligasi dan sukuk sejak awal tahun hingga 29 Juni sebanyak 30 emisi dari 24 perusahaan senilai Rp 45,90 triliun.

Sementara itu, PH Kepala Penilaian Perusahaan BEI, Nunik Gigih Ujiani dalam siaran pers di Jakarta, Rabu mengemukakan bahwa jumlah itu bertambah seiring dengan dicatatnya obligasi berkelanjutan II Bank Panin tahap I tahun 2016 dan obligasi subordinasi berkelanjutan II Bank Panin tahap I tahun 2016 yang diterbitkan oleh PT Bank Pan Indonesia Tbk.( Mbs – Rifan Financindo Berjangka)