BREXIT, Beli Emas Lebih Menjanjikan

Pasar hari ini akan sangat menegangkan. Harga-harga diperkirakan berfluktuasi tinggi. Harga Emas bahkan diyakini bisa melonjak setidaknya 10% saat pemungutan suara.

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA??? Ada saran yang dilayangkan oleh pihak Societe Generale SA bagi investor. Fluktuasi harga saat ini semoga menjadi peluang meraih keuntungan. Apapun pilihan yang diambil, harga berfluktuasi dan ini menjadi kesempatan ambil untung.

Pergerakan harga emas akan meningkat apapun pilihannya, Inggris memilih tinggal atau keluar dari Uni Eropa.?Pelaku pasar diharapkan mencermati kondisi terkini dari jajak sebelum referendum dilakukan. Selain itu juga memperhatikan dengan seksama berbagai sikap dan pendapat otoritas keuangan global, pemerintah dan bank-bank besar. Salah satu pendapat tokoh investasi global yang sempat mengemuka, George Soros mengisyaratkan bahwa Inggris akan keluar Uni Eropa.

Sementara pihak Societe Generale memperkirakan saat pemungutan suara berlangsung, harga emas akan beranjak naik bersama dengan harga tembaga, sementara harga minyak akan turun. Jika kecenderungan hasil pungutan suara adalah memilih tinggal di Uni Eropa, harga emas akan terkoreksi. Apapun pilihannya, harga emas bergejolak dan membuka kesempatan bagi para pialang memanfaatkan gejolak tersebut, tegas pihak Societe Generale.

Sejauh ini harapan naiknya harga emas saat BREXIT memang tinggi. Harga Emas bahkan diperkirakan bisa melejit ke $1.400 per troy ons. Pada perdagangan hari Rabu (22/06/12) harga emas memang masih diperdagangkan dikisaran $1.263 per troy ons mendekati harga termurahnya dalam dua minggu ini. Dalam grafik pergerakan harga selama 100 hari terakhir ini, terlihat fluktuasi harga emas naik. Pada Selasa kemarin, tercata yang paling tinggi fluktuasinya sejak Maret 2015.

Menyikapi pilihan BREXIT atau BREMAIN, posisi beli untuk transaksi jangka panjang nampaknya akan lebih menguntungkan investor. Asumsi ini didasarkan bahwa jika pilihan BREMAIN yang menang sekalipun, harga emas memang terkoreksi dalam jangka pendek, namun jangka panjang akan tetap bullish. Investor harus ingat bahwa disini The Fed telah menunda untuk menaikkan suku bunganya. Tentu saja ini adalah sentimen positif bagi harga emas untuk naik.(Mbs – Rifan Financindo Berjangka )