BREXIT Siap Mengguncang

Apakah anda beserta portofolio investasi anda sudah siap dengan guncangan pasar minggu depan ? ?? Sebaiknya sedia payung sebelum hujan.

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Referendum Inggris untuk memutuskan apakah negeri Ratu Elizabeth tersebut memilih bertahan dalam Uni Eropa atau keluar, akan dilakukan pada 23 Juni mendatang. Jajak pendapat sejauh ini semakin kuat indikator pilihan untuk meninggalkan persemakmuran tersebut. Sebaliknya, kepanikan menjalar bagi pihak-pihak yang sebelumnya getol memilih untuk tetap bertahan.

Jajak pendapat yang dilakukan harian besar Inggris, The Guardian dan ICM menunjukkan 53% dukungan untuk meninggalkan Uni Eropa. Sebulan sebelumnya, kondisi ini masih terbalik. Pilihan untuk tetap tinggal dalam Uni Eropa masih tinggi mengalahkan pilihan?BREXIT.?Tudingan ditujukan bagi kegagalan kampanye pihak-pihak yang menginginkan untuk tetap tinggal dalam Uni Eropa. Mereka ini dikatakan sangat sembrono dalam memainkan isu kali ini.

Jika Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa, gelombang kejutan akan menghantam sistem keuangan global. Satu hal yang menjadi perhatian utama baik bagi kalangan usaha, pelaku ekonomi dan investor adalah besarnya ketidakpastian yang akan terjadi.

Keluarnya Inggris akan menjadi ancaman keretakan dalam Uni Eropa. Apakah tidak mungkin bahwa anggota-anggota Uni Eropa lainnya akan mengikuti jejak Inggris. Sebut saja seperti Yunani, Spanyol dan Italia, negara-negara yang selama ini seperti terkungkung dengan kepemimpinan Jerman. Inggris akan menjadi inspirasi bagi mereka untuk kembali menggunakan mata uang mereka sendiri dan memutuskan kebijakan moneter mereka dibandingkan harus didikte oleh asing. Tentu saja ini akan menjadi masalah baru bagu dunia usaha internasional.

Persoalan keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa tentu akan mempengaruhi iklim usaha dan investasi. Jika memang keluar, bagaimana sikap perusahaan-perusahaan pengelola investasi besar dunia dalam menempatkan investasi di Inggris. Akankah mereka tetap memperlakukan standar yang sama dengan berinvestasi di Uni Eropa atau dibedakan. J.P Morgan Chase sendiri sudah mengabarkan bahwa jika Inggris keluar, mungkin mereka akan memangkas ratusan pekerja mereka.

Tidak hanya berhenti disitu saja, jika Inggris dalam hal ini England memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa, sementara sebagian masyarakat khususnya Scotlandia memilih untuk tetap tinggal di Uni Eropa, akankah berujung pada tuntutan referendum baru untuk memisahkan diri dari London ?.

Sebagian pihak akan pesimis bahwa dampak BREXIT?akan sejauh itu dalam ranah politik, namun siapa bisa menduga bagaimana ujung kekacauan ini nantinya. Setidaknya saat ini sudah bisa dirasakan goyangannya. Jatuhnya pasar saham global secara tajam, dibarengi dengan turunnya Poundsterling dan Euro. Yen menguat tajam, dimana USDJPY turun 12% ditahun ini saja. Dolar Australia juga mengalami kenaikan setidaknya 1% atas Dolar AS. Tentu saja, ini akan menjadi kabar menggembirakan bagi komoditi Emas. Ketidak pastian akan membuka peluang besar bagi harga emas untuk naik kembali, bahkan diyakini bisa kembali ke $1.400 per troy ons.

Musim ini, akan semakin panas dengan gelombang kejutan ini. Selamat berinvestasi.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/brexit-siap-mengguncang/