Bull Emas Mengendur, Pasar Nantikan Fed Meeting

Rifan Financindo Pekanbaru –  Harga Emas melemah sepanjang sesi perdagangan hari Selasa (25/7) setelah kenaikan cukup pesat dalam dua pekan terakhir. Pasalnya, sebagian besar Investor tengah menanti pertemuan Fed pada hari Rabu besok untuk mencari petunjuk lebih lanjut terkait prospek kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS yang kabarnya akan dilakukan setidaknya satu kali lagi sebelum penutupan tahun 2017.

Bull Emas Mengendur, Pasar Nantikan Fed

Pelemahan Emas lebih disebabkan karena banyak Investor menutup posisi Buy mereka menjelang FOMC statement hari Rabu siang waktu AS. Harga Emas memang sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, sehingga pasar tidak ingin berspekulasi lebih jauh dan lebih memilih untuk wait-and-see pada perdagangan Emas.

“Pasar sedang mencari kejelasan mengenai jadwal Fed melakukan Rate Hike kembali, termasuk kapan mereka (Bank Sentral Fed) mulai melakukan tapering Stimulus Moneter”, ungkap Martin Arnold, Analis Komoditas ETF Securities.

Dollar AS yang masih terjebak dalam level terendah di dekat level terendah 13 bulan versus major currency,menjadi salah satu faktor yang ikut mendongkrak harga Emas. Selain itu, ketidakpastian politik AS ikut mewarnai pergerakan bullish Emas.

“Ada dua faktor yang menjadi daya tarik Emas untuk sekarang ini, pertama rendahnya tingkat suku bunga Fed, dan Investor melihat Emas sebagai pelindung nilai aset saat ketidakpastian politik sedang melanda AS”, Arnold menambahkan.

Tiga hal semakin memperkeruh suasana politik Negeri Paman Sam. Kegagalan yang terus terjadi pada Partai Republik dalam melakukan reformasi sistem HealthCare, investigasi yang masih berlanjut pada “skandal Trump” atas dugaan keterlibatan Russia selama kampanye Pilpres tahun lalu, serta masalah yang membelit Jared Kushner –menantu Trump–.

Pada pukul 21:05 WIB malam ini, Emas berada di level $1,252.85 per ounce, atau turun 0.1 persen, setelah tadi sempat menyentuh level terendah harian 1,248.92. Sementara itu, harga Emas Berjangka AS turun 0.3 persen di harga $1,250.5 per ounce.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : seputarforex