Bursa Jepang Terpantau Melemah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Pergerakan bursa saham Jepang melemah pada perdagangan hari ini, Kamis, akibat penguatan kinerja mata uang yen terhadap dolar AS setelah bank sentral AS Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuannya (Fed Funds Rate/FFR). Indeks Topix pagi ini dibuka turun 0,60% atau 7,91 poin ke level 1.313,76 dan melemah 1,24% atau 16,45 poin ke 1.305,22. Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 melemah 1,29% atau 214,53 poin ke level 16.450,29 setelah dibuka turun 0,41% atau 68,67 poin di level 16.596,15.

Pasar Jepang telah bergerak naik turun beberapa pekan terakhir dengan adanya berbagai laporan akan program pelonggaran moneter bank sentral. Menurut surat kabar Nikkei kemarin, seperti dikutip Bloomberg para pejabat Bank of Japan (BoJ) melihat berbagai proposal untuk stimulus. Sementara ide helicopter money yang dicetuskan penasihat PM Shinzo Abe ditolak oleh Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda dalam pernyataannya pekan lalu. Keputusan rapat dua hari BoJ yang saat ini masing berlangsung dijadwalkan akan diumumkan esok hari.

?Investor khawatir bahwa BOJ akan mengecewakan dan itu akan menyebabkan penjualan. Ada harapan yang sudah terlalu tinggi untuk kebijakan BOJ. Kecuali terdapat kebijakan lain speerti helicopter money, aka nada penjualan pada saham Jepang dan pembelian pada yen,? kata Mitsushige Akino, pejabat eksekutif Ichiyoshi Asset Management Co.

Sebanyak 20 saham menguat, 203 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei. Saham Fast Retailing Co. Ltd. anjlok 1,78% diikuti oleh FUJIFILM Holdings Corp. yang terjerembab 9,45%, KDDI Corp. yang merosot 1,41%, dan Softbank Group Corp. yang melorot 1,29%. Sementara itu, nilai tukar yen terpantau menguat 0,49% atau 0,52 poin ke posisi 104,87 per dolar AS(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?http://financeroll.co.id