CPI Inggris Meleset Jauh Di Bawah Ekspektasi, Pounds Kecewa

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –¬†CPI Inggris dilaporkan melonggar pada bulan Oktober, meleset jauh daripada perkiraan yang mengharapkan adanya kenaikan besar dari pada angka CPI sebelumnya. Data mengejutkan ini dilaporkan oleh ONS di sesi perdagangan Selasa (15/November) sore ini, dimana inflasi konsumen Inggris hanya mencapai 0.9 persen bulan lalu, jauh di bawah estimasi kenaikan 1.1 persen dan CPI bulan September sebanyak 1.0 persen.

pounds-sterling

CPI Inggris untuk basis bulanan (MoM) hanya meningkat 0.1 persen pada bulan Oktober, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 0.3 persen dan 0.2 persen di bulan September.

Kontributor Utama Penurunan: Harga Pakaian

“Penyumbang penurunan yang paling besar untuk perubahan angka inflasi kali ini adalah harga pakaian dan biaya pendidikan tingkat universitas, karena kenaikannya lebih kecil daripada kenaikan tahun lalu. (Di samping itu), harga mainan, games, tarif hotel, dan minuman non alkohol juga dilaporkan mengalami penurunan harga,” papar ONS dalam laporannya. “(namun) Tekanan turun tersebut diimbangi dengan kenaikan harga bahan bakar kendaraan serta penurunan harga barang-barang mebel yang tak serendah tahun lalu,” tambah ONS.

Gubernur BoE, Mark Carney, pada hari ini dijadwalkan akan memberikan laporan mengenai inflasi Inggris dalam bentuk surat terbuka kepada Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond, terkait laju inflasi yang belum juga mencapai 2.0 persen.

Sementara itu, inflasi inti, yang tidak memasukkan harga makanan, bahan bakar, alkohol, dan tembakau, dilaporkan naik dalam penyesuaian musiman sebanyak 1.2 persen bulan lalu, di bawah prediksi 1.4 persen.

Poundsterling Tenggelam

Menyusul laporan ini, GBP/USD terbenam ke angka 1.2429 dari sebelumnya di angka 1.2499. Tak hanya itu, terhadap Euro, Pounds juga tenggelam lebih dari 1 persen dengan EUR/GBP di angka 0.8687. Khusus EUR/GBP, isu perkembangan Brexit merupakan faktor yang menentukan.

“Menurut kami, proses negosiasi Brexit tidak akan mudah, dan ketidakpastian akan berlanjut,” kata David Bloom, HSBC Global Head of FX Strategy yang dikutip oleh Reuters.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : PT. Rifan financindo berjangka pekanbaru

Sumber : seputarforex

Grafik CPI Inggris