Dalam Sepekan. IHSG Naik 62,557 poin

Rifan Financindo Berjangka???Dalam sepekan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 62,557 poin (1,23%) ke posisi 5.112,045 dibandingkan akhir pekan sebelumnya 5.049,488.? Secara historis, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan BI rate selalu direspons negatif oleh bursa saham. Akan tetapi, tidak untuk kali ini.

Pergerakan IHSG yang mengawali pekan kemarin dengan kenaikan bertahap sepanjang intraday perdagangan sempat kembali ke zona merah sebelum akhirnya ditutup positif. ?Dari sisi politik, terdapat sentimen positif dengan resmi berdamainya kedua kubu parlemen. Rupiah juga terpresiasi, dan asing kembali?nett buy. Akan tetapi, semua itu terhalangi dengan aksi jual merespons negatif pelemahan pergerakan bursa saham Asia.

Meski laju bursa saham Asia bergerak variatif cenderung melemah, namun, IHSG mampu bergerak positif seiring maraknya aksi beli.? Para pelaku pasar, terutama investor asing, tampaknya merespons positif diumumkannya kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp2.000 meskipun mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.

Rupiah yang terapresiasi dan asing yang kembali melanjutkan aksi belinya turut mendapat sentimen positif.? Laju IHSG yang sebelumnya diperkirakan akan melemah terbantukan rebound dengan adanya sentimen dari kenaikan harga BBM bersubsidi dan keputusan BI untuk meningkatkan BI rate.

Pergerakan harga saham-saham yang berkaitan dengan BI rate seperti keuangan, properti, dan lainnya yang sebelumnya kami perkirakan akan mengalami pelemahan, justru hampir sebagian besar menguat. ?Diasumsikan kemungkinan kenaikan ini karena sebagian bank telah terlebih dahulu meningkatkan suku bunganya sehingga kenaikan 25 bps BI rate tidak terlalu berdampak negatif dan bagi properti kemungkinan rencana beberapa pengembang yang akan menaikkan harga untuk menjaga pendapatannya malah disambut positif.

Positifnya sebagian besar laju bursa saham Asia yang ditopang penguatan Rupiah serta asing yang kembali melanjutkan aksi belinya turut mendapat sentiment positif.? Tidak jauh berbeda dari yang kami sampaikan sebelumnya di mana laju IHSG meski menguat namun, meninggalkan utang gap 5.102-5.111 yang diperkirakan akan rentan terjadi pembalikan arah melemah jika tidak ditopang adanya sentiment positif.

Terpantau, IHSG pun lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah seiring aksi ambil untung pelaku pasar. Apalagi dengan adanya utang gap tersebut membuat IHSG berkeinginan untuk menutup utang gap tersebut.? Sementara beberapa ?bursa saham Asia yang terimbas pelemahan bursa saham AS, pelemahan nila tukar rupiah, hingga kembalinya transaksi jual asing menambah derita IHSG.? Imbas kenaikan harga BBM yang dibarengi dengan kenaikan reaktif BI rate yang sebelumnya direspon positif, dimanfaatkan pelaku pasar untuk?profit taking. Tetapi, di akhir pekan laju IHSG mampu berbalik naik.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/dalam-sepekan-ihsg-naik-62557-poin/