Dolar AS Akan Makin Kuat Jika John Taylor Ketuai The Fed

PT Rifan Financindo Pekanbaru – Dolar AS belum beranjak dari level tinggi tiga bulan terhadap Yen dan masih mendominasi penguatan terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya di sesi perdagangan Rabu (25/Okt) hari ini. Kabar terbaru menyebutkan bahwa para Senator Republikan mendukung John Taylor untuk menjadi Ketua baru The Fed.

john-taylor

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya, berada pada angka 93.970, dari sebelumnya di angka 94.107, level tertinggi sejak tanggal 6 Oktober.

Dolar AS diperdagangkan pada angka 113.81 yen, menurun 0.1 persen dari posisi sebelumnya. Saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan pada angka 113.85. AUD/USD merosot sebanyak 0.7 persen ke level 0.7723, setelah inflasi konsumen Australia dilaporkan berada di bawah ekspektasi.

EUR/USD stabil di angka 1.1753, dengan fokus jangka pendek tertuju pada rapat kebijakan moneter ECB besok. ECB diperkirakan akan mengumumkan bahwa mereka akan melakukan pemotongan anggaran pembelian obligasi bulanan, kemungkinan mulai awal tahun depan.

Senator Lebih Suka John Taylor

Presiden AS Donald Trump mengadakan acara makan siang dengan Senat Republikan pada hari Selasa kemarin dalam rangka mengetahui pandangan mereka tentang siapa yang patut ditunjuk sebagai pimpinan bank sentral.

Menurut sebuah sumber terpercaya yang dikutip oleh Reuters, Trump bahkan mengumpulkan suara dari para Republikan untuk membandingkan apakah sebaiknya mengangkat John Taylor ataukah Jerome Powell. Hasilnya, sebagian besar senator memilih Taylor daripada Powell. Meski demikian, masih menurut sumber tersebut, Trump mengatakan bahwa dirinya juga masih mempertimbangkan kemungkinan untuk menunjuk kembali Janet Yellen.

Sudah rahasia umum bahwa para Senator memang lebih condong kepada John Taylor karena sentimennya yang hawkish serta akan menggunakan pendekatan pengaturan kebijakan suku bunga yang berlandaskan aturan.

Dolar Bisa Menguat Jika Taylor Yang Terpilih

Dolar AS dapat kembali memanen perolehan dalam jangka pendek, jika seseorang yang dipandang pasar sebagai figur yang hawkish, seperti Taylor, akhirnya terpilih untuk mengetuai The Fed, demikian menurut Roy Teo, analis dari LGT Bank di Singapura. “Pasar mulai memasang harga untuk Ketua The Fed yang lebih hawkish,” katanya. ( Mbs-rifan financindo berjangka )

Lihat :  ​ PT Rifan Financindo 

Sumber : seputarforex