Dolar AS bisa ditutup menguat

Rifan Financindo Berjangka?- Mata uang dolar Amerika pada perdagangan pasar Asia ini cenderung bergerak beragam terhadap major currencies lainnya, menguat terhadap euro, swiss franc dan yen, sedangkan terhadap poundsterling dan aussy masih tersendat. Dominannya pengaruh FOMC meeting sebelumnya terkait akan proyeksi kebijakan moneter Federal Reserve AS masih menjadi isu sentral di pasar.

Mata uang yen kembaloi berada dalam tekanan pasar jelang keputusan bank sentral Jepang terkait akan kebijakan moneternya. Spekulasi yang tengah beredar kuat nahwa BOJ akan tetap dengan kebijakan longgarnya seperti yang telah disinggung oleh Shinzo Abe. Perbedaan proyeksi kebijakan moneter Fed dan BOJ akan menjadi faktor dominan pelemahan yen selanjutnya.

Euro masih berada dalam bayang-bayang tekanan pasar menyusul sikap dari ECB yang tetap akan melanjutkan kebijakan stimulusnya dan hal ini bisa diinterpretasikan bahwa perekonomian di Eropa masih rapuh. Sedangkan swiss franc sempat terpuruk akibat langkah dari SNB yang telah memutuskan ke arah suku bunga negative. Sedangkan poundsterling menguat terbantu oleh solidnya data retail sales U.K yang telah dirilis kemarin.

Untuk perdagangan hari ini data ekonomi yang diperkirakan bisa mempengaruhi pergerakan, diantaranya data consumer climate Jerman dengan estimasi membaik, data inflasi Kanada diperkirakan menurun, dan event BOJ meeting dengan spekulasi masih mempertahankan suku bunga rendahnya.

Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan greenback AS bisa ditutup menguat terhadap major currencies pada perdagangan akhir pekan ini. Sentimen positif akan kebijakan moneter Federal Reserve Amerika masih tetap akan memainkan kunci dominasi mata uang dolar AS terhadap major currencies.

Sumber :?http://financeroll.co.id/expert-comment/dolar-as-bisa-ditutup-menguat-2/