RIFANFINANCINDO PEKANBARU | Euro Pertahankan Level Tinggi Pasca Rumor Tapering ECB

RIFANFINANCINDO PEKANBARU – Euro mempertahankan penguatannya di hari Rabu (06/Juni) pagi ini setelah rumor tentang tapering ECB yang muncul kemarin. Saat berita ini ditulis, EUR/USD diperdagangkan pada harga 1.1726, naik 0.5 persen selama pekan ini. Posisi tersebut cukup jauh dari level rendah 10 bulan di angka 1.1510 yang tersentuh pada tanggal 29 Mei. Sedangkan EUR/JPYmenyentuh level tinggi dua pekan di angka 128.95 yen. Kendati demikian, para investor akan lebih fokus ke rapat kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan digelar minggu depan.

euro

ECB Akan Tapering QE Pekan Depan?

Kenaikan Euro di sesi perdagangan sebelum pagi ini terjadi akibat rumor. Para pelaku pasar mengatakan, Euro mendapat dorongan ke atas setelah rilisnya berita dari Bloomberg yang mengutip pernyataan seorang nara sumber terpercaya dari ECB. Disebutkan di sana bahwa dalam rapat tanggal 14 Juni minggu depan, ECB akan memutuskan kebijakan untuk mengakhiri pelonggaran kuantitatif (tapering QE).

Namun di sisi lain, sebagian trader menganggap bahwa kabar dari Bloomberg tersebut tak mungkin terbukti, mengingat ECB tak ingin menambah kekacauan yang sudah timbul dari ketidakpastian politik Italia.

Laporan dari Bloomberg tersebut muncul di hari yang sama setelah pidato PM baru Italia, Giuseppe Conte, yang menjanjikan perubahan besar bagi Italia tanpa meninggalkan Zona Euro. Oleh sebab itu, para trader yang sangsi akan rumor tersebut berasumsi bahwa pidato Conte-lah yang menguatkan Euro, bukan kabar dari Bloomberg. Di samping itu, wacana-wacana lain Conte seperti pemotongan pajak dan peningkatan anggaran kesejahteraan juga berdampak menaikkan yield obligasi pemerintah Italia yang secara tak langsung turut menguatkan Euro.

ECB Nomor Satu, Politik Eropa Nomor Dua

Terlepas dari rumor apapun yang muncul, para analis menegaskan bahwa yang terpenting untuk memproyeksi penguatan Euro dari segi fundamental saat ini adalah kebijakan ECB nanti. Seperti yang dituturkan oleh Kazushige Kaida, head of foreign exchange di State Street Bank:  ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : RifanFinancindo

Sumber : seputarforex

Baca juga :