Suku Bunga Dipangkas, Kiwi Melejit

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Bank Sentral Selandia Baru? memangkas suku bunganya ke posisi terendah dan mengibarkan kebijakan moneter yang lebih lunak untuk memerangi inflasi rendah saat ini. Keputusan ini tentu mengecewakan kalangan investor yang tengah berharap adanya kebijakan yang lebih agresif. Atas keputusan ini,Dolar Selandia Baru menguat.

Kiwi melonjak 1 persen paska pengumuman ini dan mencetak posisi tertingginya dalam satu tahun ini. Melonjak dari ke 72,89 sen dari sebelumnya di 72,06 sen.

Gubernur Bank Sentral Selandia Baru, Graeme Wheeler berasumsi akan terbitnya kebijakan moneter lunak lanjutan dalam waktu dekat ini. Hal ini diperlukan untuk mencapai target inflasi sebagaimana yang diharapkan.Setidaknya akan dilakukan sekali lagi pemangkasan bunga,ujarnya.

Bank Sentral Selandia Baru memangkas suku bunga dari 2,5% menjadi 2% saja. Pemangkasan ini memang masih sejalan dengan perkiraan sebelumnya. Wheeler menghadapi permasalahan pelik dengan penguatan Kiwi. Target inflasi 1-3 persen.Laju inflasi masih dibawah target tersebut. NZD terus menguat sejak Wheeler memangkas suku bunga pada bulan Maret lalu.

Menguatnya Dolar Selandia Baru ini menimbulkan masalah bagi kalangan eksportir. Juga beberapa sektor impor yang kompetitif. Kondisi ini mempersulit perekonomian nasional ditengah kondisi ekonomi global yang masih lesu. sektor-sektor perdagangan terancam tumbuh negatif. Bank Sentral akan semakin sulit mencapai target inflasinya. Oleh sebab itu,penurunan suku bunga sangat diperlukan, pungkas Wheeler.(mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber : financeroll