EUR/USD Melemah Pasca ZEW, Goldman Sachs Revisi Kans “Fed Hike”

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA РIndikator ZEW, yang mengukur sentimen Ekonomi Jerman, dilaporkan mencatatkan kenaikan pada bulan Oktober 2015 pada sesi perdagangan Selasa (11/Oktober) sore ini. Indeks sentimen bisnis ZEW sebelumnya mendapat perolehan 5.7 poin dibandingkan dengan bulan September, kini berdiri pada posisi 6.2 poin dengan rata-rata poin jangka panjang mencapai 24.1.

euro

“Kenaikan sentimen ekonomi merupakan sinyal bahwa kemantapan aktivitas ekonomi Jerman masih relatif. Akan tetapi, dorongan dari sektor industri dan ekspor seharusnya tidak terdistraksi masalah politik dan risiko ekonomi. Secara khusus, risiko-risiko yang menyangkut sektor perbankan Jerman saat ini merupakan beban bagi outlook ekonomi,” kata Professor Achim Wambach, Presiden ZEW, dalam rilis laporannya.

Meski demikian, EUR/USD menunjukkan penurunan sore ini menuju angka 1.111 menurun 0.22 persen dariposisi sebelumnya, tak jauh dari level rendah dua bulan pada hari Jumat lalu.

Volume trading diekspektasikan akan kecil, dengan sebagain besar bank dan institusi federal yang tutup dalam rangka Columbus Day. Ini bisa berarti pula bahwa data yang dirilis pada hari Senin kemarin masih akan memberi sedikit pengaruh.

Goldman Sachs Naikkan Kemungkinan Fed Hike Desember

Dari sisi Dolar AS, permintaan terhadap mata uang tersebut masih cukup tinggi walaupun data NFP AS terbilang lebih rendah daripada ekspektasi. Hal ini karena, angka tersebut diperkirakan tidak akan mempengaruhi kenaikan suku bunga The Fed yang mungkin akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang.

Kepala Ekonom Goldman Sachs, Jan Hatzius, sore ini mengatakan bahwa dirinya melihat adanya kenaikan kemungkinan atas pelaksanaan Fed Hike bulan Desember, dari 65 persen menjadi 75 persen.

“Kami telah merevisi naik probabilitas subyektif kami terhadap kenaikan suku bunga AS tahun ini dari 65 persen menjadi 75 persen, dengan probabilitas kemungkinan antar rapat ke rapat (FOMC) sebanyak 10 persen di bulan November dan 65 persen di bulan Desember.”(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : PT. Rifan financindo berjangka pekanbaru

Sumber : seputarforex