George Soros: Ketidakpastian Trump Bisa Pukul Pasar Global

Pekanbaru – Ketidakpastian yang masih mewarnai pasar pasca pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS, masih menjadi sorotan utama di awal pekan ini. Tak terkecuali George Soros, konglomerat investasi kawakan dunia tersebut mengatakan bahwa ketidakpastian dari Donald Trump bisa menyebabkan pasar global terhuyung-huyung.

george-soros

Di akhir pekan lalu, Soros memprediksi bahwa reli pasar saham yang mengikuti kemenangan Trump dalam pemilu pada bulan November, akan memudar begitu Trump resmi duduk di kursi presiden AS, terutama apabila para investor masih harus dihadapkan pada ketidakpastian kebijakan seperti sekarang ini.

“Saat ini, ketidakpastian sedang memuncak,” kata Soros dalam sebuah interview dengan Bloomberg TV dalam event tahunan World Economic Forum’s di Davos, Swiss. “Sesungguhnya, ketidakpastian adalah musuh bagi investasi jangka panjang. Jadi menurut saya, pasar tidak akan berjalan dengan sangat mulus.

Antipati Soros Pada Trump

Kritikan tersebut bukan pertama kalinya diungkapkan oleh Soros untuk Trump dan kelompok-kelompok pendukungnya. Sebelumnya, Soros pernah terang-terangan mengatakan bahwa Partai Republikan adalah ‘bibit-bibit diktator’.

Antipati Soros pada Trump, diduga sebagai penyebab kerugian besarnya pada bulan November lalu. Menurut data Wall Street Journal, trading pribadi Soros menderita loss hampir sebanyak 1 miliar dolar begitu pasar reli tajam menyusul kemenangan Trump atas Clinton 8 November lalu. Beruntung, portofolio yang dikelola oleh perusahaannya, Soros Fund Management, tak mengalami nasib serupa. Soros Fund Management mengelola dana sekitar 30 miliar dolar untuk Soros dan keluarganya.

Soros mengatakan pada Bloomberg bahwa ‘Trump Rally’ dimotori oleh ekspektasi jika Trump akan merombak regulasi dan mengurangi pajak. Namun, ketidakpastian akan kembali bertambah karena Trump akan berseteru lagi dengan Kongres AS. “Anda akan melihat berbagai instansi akan berlawanan satu sama lain,” tutup Soros. (Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : seputarforex