RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Harga Emas Jatuh Meski Dilanda Ketidakpastian Politik AS-Turki

RIFAN FINANCINDO PEKANBARU – Harga emas jatuh ke level rendah 17 bulan di hari Senin (13 Agustus) malam ini. Penyebabnya adalah penguatan Dolar AS akibat perseteruan Amerika Serikat dengan Turki. Para investor rupanya lebih memilih untuk mengungsi ke Dolar AS daripada emas di tengah gejolak tersebut.

emas-gold

Harga emas spot jatuh 0.8 persen ke $1,201.54 per troy ons pada pukul 17:53 (GMT+7). Level tersebut adalah yang terendah sejak bulan Maret 2017. Sedangkan harga emas futures untuk pengiriman bulan Desember turun 0.83 persen ke $1,208.60 per ons.

Sementara itu, grafik XAU/USD 4H di bawah ini malah sudah menunjukkan penurunan harga emas di bawah level $1,200:

xu

Lira melemah terhadap Dolar AS karena pasar mengkhawatirkan langkah Presiden Turki, Tayyip Erdogan, yang meningkatkan kontrol terhadap ekonomi negaranya terkait masalah diplomasi dengan Amerika Serikat. Kendati demikian, laju penurunan Lira sore ini tampak sedikit melambat, khususnya setelah Menteri Keuangan Turki mengatakan bahwa pemerintah sudah menyusun rencana untuk menenangkan kekhawairan inevstor.

Investor Pilih Dolar AS Daripada Emas

Lazimnya, emas digunakan sebagai aset safe haven apabila pasar keuangan global sedang dilanda ketidakpastian akibat politik dan ekonomi global. Namun, tahun ini terjadi fenomena anomali; emas dinilai gagal memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan obligasi US Treasury. Oleh sebab itu, Dolar AS lebih dipilih sebagai safe haven oleh para investor daripada emas

“Permintaan atas aset safe haven yang terpicu oleh krisis Turki, justru mengalir ke Dolar daripada emas. Tren inilah yang sedang marak terjadi sekarang,” kata analis Simona Gambarini dari Capital Economics.

Senada dengan Gambarini, analis Dominic Schnider dari UBS Wealth Management di Hong Kong mengatakan, “Ceritanya mungkin akan sedikit lain jika Dolar menguat karena memang sedang kuat, bukan karena terpicu aksi risk-off seperti ini… Emas mungkin akan sulit untuk menerobos $1,200 dalam nuansa risk-off seperti sekarang.”  ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan financindo

Sumber : seputarforex