Harga Emas Landai, Pasar Cermati The Fed Dan Konflik Korut

Rifan Pekanbaru – Menanjaknya kurs Dolar setelah rilis notulen rapat FOMC membuat harga emas masih diperdagangkan di kisaran level rendahnya delapan pekan. Harga emas di sesi Asia pada hari Kamis (06/07) ini terpantau menurun tipis karena masih mendapatkan sokongan dari konflik AS dan Korut.

Harga Emas Landai, Pasar Cermati The Fed Dan Konflik Korut

Rilis Notulen Rapat FOMC

Dalam sesi New York Rabu kemarin, harga emas diperdagangkan sedikit turun setelah adanya rilis notulen rapat pembuat kebijakan Federal Reserve. Harga si kuning ini awalnya naik ke level 1,223 Dolar AS, lalu menurun kembali dan berada di kisaran harga 1,220 Dolar AS.

Notulen rapat FOMC menunjukkan adanya perbedaan pendapat diantara para pejabat penting Federal Reserve tentang bagaimana tingkat inflasi AS dapat mempengaruhi suku bunga. Di samping itu, isi notulen rapat tersebut mengindikasikan bahwa langkah bank sentral AS untuk mengurangi besaran neraca keuangan membutuhkan waktu yang cukup.

Menanggapi rilis notulen tersebut, analis pasar pada CIBC Capital Markets, Avery Shenfeld berpendapat, “Saya mengubah prediksi saya untuk kenaikan suku bunga selanjutnya yang sebelumnya bulan September menjadi pada bulan Desember nanti. Saya kira isi notulen rapat FOMC bulan Juni lalu seperti mengkonfirmasi bahwa rapat Federal Reserve bulan September mendatang bisa jadi digunakan untuk mengumumkan pengurangan besar neraca keuangan”.

Untuk mengetahui indikasi pengetatan kebijakan moneter selanjutnya dan pandangan kondisi ekonomi AS, sebagian besar pelaku pasar akan menunggu beberapa pernyataan petinggi Federal Reserve termasuk Wakil Ketua The Fed, Stanley Fischer nanti malam .

Harga Emas Mendapat Dukungan Dari Konflik AS-Korea Utara

Harga emas terpantau masih mendapatkan dorongan setelah Korea Utara sukses meluncurkan misil balistik ICBM serta mengancam AS dengan senjata nuklir. Sementara itu, AS memperingatkan Korut bahwa pihaknya sudah siap bertindak apabila diprovokasi. Menurut Komandan Militer AS di Korea Selatan, Vincent Brooks, tensi antara Washington dan Pyongyang saat ini sedang meninggi. Ia mengatakan bahwa AS dan Korut tengah bersiap untuk berperang jika ada perintah.

Saat berita ini diturunkan, harga emas spot XAU/USD diperdagangkan di kisaran harga 1,226 Dolar AS dan harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Agustus naik tipis sebesar 0.38 persen menjadi ke level 1,226 Dolar AS. Sementara harga emas batangan pecahan 1 gram bersertifikat Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk turun tipis ke harga Rp 583,000 dan harga buy back Rp 524,000.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifanfinancindo

Sumber : seputarforex