Harga Emas Masih Lanjutkan Penurunan

Rifan Financindo Berjangka ? Pedagangan bursa komoditas berjangka di hari Jumat(18/12), harga emas dan perak terpantau naik dengan diperdagangkan lebih tinggi ketika permintaan greenback masih saja mendominasi penguatan ditengah langkah pengetatan kebijakan yang dilakukan oleh The Fed.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari terpantau 0.42% di level $1.054.00 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret terpantau naik 0.45% di level $13.765 per troy ounce.

Harga emas masih saja mengalami penurunan sejak sesi sebelumnya setelah permintaan greenback terus melanjutkan kenaikan ditengah langkah pengetatan kebijakan yang dilakukan oleh The Fed. Tepat pada hari Kamis dini hari kemarin, Bank Sentral AS secara resmi telah menaikan tingkat suku bunga sebanyak 25 basis poin menjadi 0.25% ? 0.50% di bulan Desember. Langkah pengetatan ini ditempuh setelah para pembuat kebijakan menilai bahwa ekonomi AS telah mengalami pemulihan khususnya pada sektor tenaga kerja. The Fed juga mengharapkan bahwa pengetatan kebijakan yang saat ini ditempuh dapat kembali mendorong pertumbuhan inflasi di Amerika.

Dukungan greenback untuk menguat juga terus berlanjut hingga tadi malam, setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa telah terjadinya penurunan pada angka klaim pengangguran Amerika, yang disesuaikan secara musiman menjadi 271K dari 282K.

Akan tetapi, melambatnya aktifitas manufaktur di wilayah Philadelphia terlihat telah menahan rally yang greenback alami. Federal Reserve Philadelphia melaporkan bahwa index manufaktur telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman mejadi -5.9 di bulan Desember dari 1.9 di bulan November.

Sementara itu, laporan hasil konferensi pers Bank Sentral Jepang pada hari ini telah menjadi faktor penggerak utama yang mampu mempengaruhi pasar. Apabila komentar Bank Sentral Jepang bersifat hawkish, maka dollar AS berpeluang mengalami pelemahan terhadap yen. Namun sebaliknya, apabila komentar BOJ bersifat dovish maka greenback berpeluang lanjutkan penguatan terhadap yen.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/harga-emas-masih-lanjutkan-penurunan/