Harga Emas Masih Perkasa

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Harga emas naik sedikit pada Kamis siang (8/9), setelah data perdagangan Tiongkok menunjukkan keuntungan tak terduga.

Divisi New York Merchantile Exchange spot emas untuk pengiriman Desember naik 0.105 di level $1.350.95 troy ons.
Si kuning mendaki tiga minggu sebagai turunnya data ekonomi AS dan berdampak untuk kenaikan suku bunga di bulan ini oleh Federal Reserve.

Bullion untuk segera pengiriman diperdagangkan di $1,346.53 per ons menurut harga generik Bloomberg. Logam mulia menuju untuk keuntungan tahunan pertama dalam empat tahun sebagai permintaan melonjak untuk aset safe haven mengikuti keraguan Fed untuk meningkatkan suku bunga dan Inggris memilih untuk keluar dari Uni Eropa. Lemahnya data AS, termasuk penurunan dalam sektor layanan pada hari Selasa makin membuat prospek kenaikan tingkat suku bunga meredup.

Perhatian investor sekarang beralih kepada Bank Sentral Eropa, yang akan meninjau kebijakan dan diperkirakan akan menjaga langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Peluang untuk kenaikan suku bunga pada bulan September turun menjadi 22 persen dari 34 persen, sedangkan probabilitas yang bergerak pada bulan Desember naik di sekitar 52 persen, menurut fud fund federal. Ekonomi AS tumbuh pada kecepatan yang sederhana di bulan Juli dan Agustus seiring dari pasar tenaga kerja yang gagal untuk menempatkan banyak tekanan ke atas pada upah dan gaji, menurut Beige book Fed.

Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak naik 0.54% di level $19.977 troy ons, dan tembaga naik 0.33% di level $2.105 troy pound.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber : financeroll