Rifan Financindo | Harga Emas Menguat Tipis Di Tengah 2 Faktor Ini

Rifan financindo – Harga emas menguat tipis di sesi Eropa, Selasa (27/November) malam, walaupun indeks Dolar AS juga sedang menguat. Kabar terbaru soal perang dagang AS-China dan peluang berlanjutnya kenaikan suku bunga (Rate Hike) AS, menjadi dua katalis fundamental utama yang menggerakkan harga emas dan Dolar AS saat ini.

Komentar Trump Kuatkan Indeks Dolar AS

Dalam wawancaranya dengan Wall Street Journal, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tetap akan menaikkan bea impor barang-barang China senilai $200 miliar, dari 10 persen menjadi 20 persen, apabila gagal mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.

rifan-pekanbaru

Hal itu membuat Indeks Dolar AS menguat dan harga emas sempat menurun, karena dalam kasus perang dagang AS-China, Dolar AS dipandang sebagai safe haven yang lebih menguntungkan daripada emas. Namun demikian, akhir pekan ini Trump dan Xi Jinping akan bertemu dalam forum KTT G-20 di Buenos Aires, Argentina. Kedua kepala negara tersebut diharapkan dapat mencapai kesepakatan perdagangan supaya perang dagang lanjutan dapat dihindari.

Menjelang Pidato Jerome Powell

Dari Trump, perhatian para investor beralih sejenak ke event jangka pendek berdampak tinggi, yakni pidato Ketua The Fed Jerome Powell. Sentimen para investor masih terbawa oleh kekhawatiran mengenai dampak perlambatan global terhadap ekonomi AS, yang pada akhirnya dapat membuat bank sentral memperlambat laju kenaikan suku bunga tahun depan.

Potensi melambatnya suku bunga AS menjadi faktor penguat harga emas. Oleh sebab itu, sebelum ada konfirmasi lebih lanjut dari Powell ataupun dari notulen rapat FOMC yang akan dirilis pada Jumat mendatang, maka harga emas masih dapat menguat.

Harga emas spot naik tipis 0.03 persen ke 1,224.55 per ons pada pukul 19:06 WIB, setelah sempat menurun 1,220.97 di penghujung sesi Asia siang tadi. Sementara itu, Grafik XAU/USD berikut ini menunjukkan bahwa harga emas naik 0.12 persen ke level 1,223.66. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan financindo 

Sumber : finance.detik