Harga Emas Naik Karena Risiko Politik Perancis Dan Proses Brexit

Rifan Pekanbaru – Debat calon Presiden Perancis dan adanya kabar bahwa saat ini Inggris tengah mempersiapkan proses keluar dari Uni Eropa telah membuat permintaan aset safe haven seperti emas meningkat. Kenaikan permintaan ini menyebabkan harga emas di sesi Asia pada hari Rabu (22/03) terpantau meninggi, hampir menyentuh level tertingginya tiga minggu.

Harga Emas Naik Karena Risiko Politik Perancis Dan Inggris

Harga Emas Meninggi Karena Risiko Politik

Pada sesi Selasa kemarin, mata uang Dolar AS melemah terhadap Euro sejalan dengan pasar yang menilai performa kandidat Emmanuel Macron dalam debat capres Perancis sangat baik dan lebih unggul daripada kandidat lainnya. Di samping itu, Dolar AS turun cukup tajam terhadap mata uang Pound, dipicu oleh langkah Inggris yang siap memproses Brexit pada tanggal 29 Maret mendatang.

Pelemahan Dolar ini memberikan dampak positif pada harga emas. Saat berita ini ditulis, harga emas spot diperdagangkan di level harga 1,245 Dolar AS dan harga emas berjangka pada Comex New York Mercantile Exchange naik menjadi 1,245 Dolar AS per troy ons. Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk turut merangkak naik dari sebelumnya Rp 585,000 ke Rp 587,000.

“Ketidakpastian politik sehubungan dengan pemilu di Perancis dan kesiapan Inggris untuk memproses Brexit pada pekan depan kemungkinan bisa mendorong harga emas reli kembali,” ujar Naeem Aslam, analis di Think Markets. Senada dengan Aslam, Colin Cieszynski, seorang analis di CMC Markets memperkirakan harga logam mulia kuning ini akan mengalami kenaikan lagi, akibat adanya risiko politik global yang mencemaskan sebagian besar investor.

Pelaku Pasar Tunggu Pidato Yellen

Sementara itu, kenaikan harga emas sebelumnya terjadi setelah the Fed menaikkan tingkat suku bunga dengan proyeksi rate hike selanjutnya tidak berubah. Ekspektasi FED rate hike yang tidak tinggi bisa jadi mendorong harga emas menjadi cenderung bullish karena investor beralih ke aset investasi safe haven daripada aset berimbal balik bunga.

Menurut Colin Cieszynski, emas kemungkinan besar akan merespon kuat komentar dari Ketua the Fed, Janet Yellen pekan ini. Yellen dijadwalkan akan menyampaikan pidato dalam Konferensi di Washington, hari Kamis besok.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : seputarforex