Harga Emas Naik, Kembali Berfungsi Sebagai Safe Haven

Rifanfinancindo pekanbaru –  Harga emas naik tipis di sesi perdagangan Rabu (24/Okt) siang ini, setelah menyentuh level puncak tertinggi dalam tiga bulan terakhir di sesi sebelumnya. Seperti yang dialami oleh Yen dan Franc, harga emas menuai penguatan secara tak langsung dari melemahnya pasar ekuitas AS. Di samping itu, ada pula dukungan dari gejolak geopolitik global, antara lain anggaran Italia, tensi perdagangan, dan pembunuhan Jamal Khashoggi.

Harga emas naik karena membanjirnya permintaan safe haven, sehubungan dengan pelemahan di pasar saham. Selain itu, USD yang melemah akibat penurunan data pertumbuhan AS ikut menjadi faktor pendorong naik harga emas malam ini.

“Performa mengesankan yang terjadi pada emas akhir-akhir ini, di tengah penguatan Dolar AS, menunjukkan bahwa emas akhirnya kembali berlaku sebagai aset safe haven,” kata analis Societe Generale, Robin Bhar, yang dikutip oleh Reuters.

Harga emas spot naik 0.3 persen ke $1,235.53 per ons pada pukul 18:34 WIB. Sebelumnya, harga emas spot sempat menyentuh level tertinggi sejak tanggal 17 Juli di $1,239.68. Kenaikan 0.5 persen dicetak oleh harga emas futures untuk pengiriman Desember, yang diperdagangkan di $1,238.04 per ons, tertinggi sejak tanggal 17 Juli. Sedangkan grafik XAU/USD di bawah ini juga menunjukkan kenaikan ke 1,243.09:

harga-emas-naik-mengembalikan-fungsinya-sebagai-safe-haven-285916-25835

Saham Kembali Tersungkur

Pasar ekuitas sedang jatuh bangun. Sempat menguat di sesi perdagangan sebelumnya, malam ini, penurunan saham-saham sudah hampir membentuk level terburuk selama lima tahun terakhir. Para analis memang belum menganggap bahwa badai di pasar saham sudah berlalu, karena risiko-risiko seperti kenaikan tensi perdagangan global, perseteruan anggaran pemerintah Italia, ketidakpastian geopolitik, dan berkurangnya pendapatan korporasi AS masih bertahan. Oleh sebab itu, penguatan harga emas masih terlihat menjanjikan.

harga-emas-naik-mengembalikan-fungsinya-sebagai-safe-haven-285916-28417

“Kebingungan yang terbentuk dalam pasar saham dan obligasi mendorong naik daya tarik emas. Apabila berlanjut turun, maka ini akan menjadi penyokong harga emas. Kalian kemudian akan melihat para Buyer Trend masuk dan mendukung harga (emas),” kata Alasadair Macleod, Kepala Riset di GoldMoney.com.

“Para Seller sedang dilanda kekhawatiran akan mengambil langkah yang salah. Likuidasi short position di Comex punya potensi dalam jangka pendek, untuk menaikkan harga emas ke $1,260 and $1,270,” tambah Macleod.   ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )


Lihat : Rifanfinancindo

Sumber :seputarforex