0

RIFANFINANCINDO PEKANBARU | Harga Emas Naik Merespon NFP AS Yang Mengecewakan

RIFANFINANCINDO PEKANBARU – Di sesi Amerika Jumat (03/Agustus) malam ini, harga emas naik dari level rendah 17-bulannya setelah rilis data-data ekonomi AS malam ini. Non Farm Payroll (NFP) AS yang turun jauh di bawah ekspektasi membuat Dolar AS melemah, dan emas pun mengambil kesempatan untuk menguat. Selain itu, bank sentral China yang menaikkan mata uangnya juga disambut baik oleh trader emas.

emas

Harga Emas Naik Pesat

Harga emas spot naik 0.5 persen ke $1,214.02 per troy ons pada pukul 20:00 WIB, menghapus penurunan sebelumnya yang mencapai level rendah sejak tanggal 15 Maret. Sementara itu, harga emas futures di Comex New York naik 0.2 persen ke $1,222.30 per troy ons. Grafik XAU/USD H1 di bawah ini juga menampilkan kenaikan tajam dari level rendah:

xauusd

Kendati begitu, para analis masih skeptis akan kelanjutan penguatan harga emas malam ini. Mereka masih memperkirakan pelemahan bagi harga emas dalam jangka panjang.

“Menurut saya, harga emas sudah hampir menyentuh dasar. Apakah (harga emas dasar itu akan berada di) $1,200, $1,210 atau $1,190, masih sulit dikatakan,” kata Georgette Boele, Pakar Komoditas di ABN AMRO. Ia menambahkan bahwa harga emas masih bisa bertambah murah dan posisi short-nya masih relatif besar.

Dolar AS Melemah Setelah Data Ketenagakerjaan Dan PMI

Faktor utama yang menyebabkan harga emas sangat bullish malam ini adalah rilis Nonfarm Payroll (NFP) AS. Data tersebut dilaporkan meningkat 157,000 saja di bulan Juli, lebih rendah dibandingkan dengan konsensus yang memprediksi kenaikan 192,000. Sementara itu, PMI Non-Manufaktur AS jatuh dari 59.1 ke 55.7 di bulan Juli, lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi analis di 58.6.

Menyusul laporan tersebut, Dolar AS melemah terhadap mata uang safe haven Yen. Indeks Dolar (DXY) terpantau pada level 95.15, sedangkan USD/JPY diperdagangkan di 111.197 saat berita ini ditulis.

Selain itu, setelah dilaporkan melemah tadi pagi, Yuan Offshore sudah menguat di sesi Amerika. USD/CNH berbalik turun tajam setelah level Risk Reserve Requirement Ratio bank sentral China dinaikkan sebanyak 20 persen dari nol. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifanfinancindo

Sumber : seputarforex

Tinggalkan Balasan