PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Harga Emas Naik Tipis Meski The Fed Naikkan Rate

rifan-pekanbaru – Harga emas naik tipis di sesi perdagangan hari Kamis (27/Sep), seiring dengan para investor yang mulai mencerna kebijakan moneter bank sentral AS bulan ini. Namun, kenaikan harga emas terbatas oleh menguatnya Dolar AS sore ini.

FOMC Dinilai Kurang Hawkish, Harga Emas Bisa Menguat

Walaupun menaikkan suku bunga ke rentang 2.00% sesuai yang diekspektasikan, kebijakan FOMC September 2018 dinilai kurang hawkish setelah menghilangkan kata “akomodatif” dalam penyataan kebijakannya. Selain itu, untuk tahun depan, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa laju kenaikan Rate tak akan sekencang tahun ini.

emas

“Fakta bahwa The Fed tidak se-hawkish perkiraan berarti positif bagi sejumlah mata uang negara berkembang. Ini berarti juga bahwa emas akan banyak dibeli,” kata Stephen Innes dari OANDA Singapura. “Kami masih menjadi big sellers terhadap level $1,200 dan buyers untuk harga $1,190 … Bargain hunting tentu akan menghampiri harga yang paling murah.”

Sedangkan menurut Edward Meir dari INTL FCStone, kenaikan suku bunga The Fed kali ini sejatinya tidak memberikan banyak tambahan untuk menguatkan Dolar AS. “Pernyataan The Fed tidak memberikan banyak dampak bagi Dolar AS, sehingga kami menduga bahwa Dolar AS akan melanjutkan sedikit penurunan sampai satu atau dua minggu ke depan. Karena itu, emas kemungkinan akan mendapatkan penguatan,” kata Meier.

Harga Emas Naik Tipis

Dolar AS sedang menguat karena melemahnya Euro akibat masalah anggaran pemerintah Italia. Oleh sebab itu, kenaikan harga emas terbilang tipis dan terbatas. Harga emas spot naik 0.1 persen ke $1,195.61 pada pukul 13:15 WIB. Sedangkan harga emas futures untuk pengiriman Desember, naik 0.1 persen ke $1,199.90 per troy ons. Sementara grafik XAU/USD di bawah ini menunjukkan penurunan dari 1,196.6 ke 1195.42. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

 

Lihat : rifan-pekanbaru

 

Sumber : Seputarforex