Harga Emas Selip Lagi Sementara Rapat Bank Sentral AS Digelar

Rifanfinancindo Pekanbaru – Harga Emas gagal naik lagi pada perdagangan sesi Asia hari Rabu pagi ini (1/November). Saat berita ditulis, Gold Spot XAU/USD terpantau -0.06% ke $1270.35, setelah melorot 0.59% sepanjang Selasa. Harga Emas Antam juga berada dalam posisi lebih rendah dibanding awal pekan, tepatnya pada Rp622,553 per gram, dengan harga buyback dipatok pada Rp555,000.

Harga Emas Selip Lagi

Cermati Pengumuman Bank Sentral AS

Pasar keuangan global kini tengah menantikan pengumuman kebijakan moneter Bank Sentral AS (Federal Reserve/FED) yang dijadwalkan keluar pada Kamis dini hari waktu Indonesia Barat, seusai rapat yang sudah digelar sejak kemarin. Meski pelaku pasar tak memperkirakan akan ada perubahan signifikan; tetapi secercah sinyal yang memperkuat indikasi kenaikan suku bunga saja dapat mendongkrak nilai Dolar AS, dan sebaliknya, menjatuhkan harga Emas sebagai salah satu komoditas yang diperdagangkan dalam Dolar AS di pasar internasional.

Data-data ekonomi negeri Paman Sam yang dipublikasikan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan performa prima. Diantaranya, Belanja Konsumen bulan September naik 1.0% Month-over-Month, di atas ekspektasi 0.8% maupun pertumbuhan bulan sebelumnya yang hanya 0.1%. Indeks Keyakinan Konsumen versi Conference Board bulan Oktober juga melonjak ke 125.9 dari 120.6, melampaui ekspektasi 121.0. Semuanya memperkuat penilaian bahwa ekonomi AS cukup kokoh untuk menghadapi kenaikan suku bunga yang diharapkan akan diumumkan pada bulan Desember.

Uji Nuklir Korut Jadi Bumerang

Di sisi lain, ketegangan geopolitik yang biasanya mengompori pelaku pasar untuk lari ke aset lindung nilai seperti Emas, justru tengah mereda.

Krisis Catalonia yang pecah pada awal Oktober, belum menemukan titik terang. Namun demikian, langkah pemerintah pusat untuk mengambil alih pemerintahan dan segera mempersiapkan Pemilu Daerah untuk digelar pada 21 Desember mendatang, dinilai tepat. Sedangkan kelompok separatis yang dipimpin Charles Puidgemont telah melarikan diri ke Belgia telah menyatakan akan menghormati hasil Pemilu mendatang, sembari berupaya untuk “menginternasionalisasikan” keinginan Catalonia memisahkan diri dari Spanyol.

Pagi ini, Bloomberg juga melaporkan, upaya Korea Utara untuk mengembangkan senjata nuklir justru berakhir jadi bumerang. Mengabaikan peringatan China agar mereka menghentikan uji nuklir yang berbahaya, Korut meledakkan senjata nuklir pada sebuah lokasi bawah tanah dekat Punggye-ri, Korut Bagian Timur Laut, pada 3 September. Ledakan tersebut memicu gempa bumi 6.3 Skala Richter yang mengakibatkan sekitar 200 orang terjebak saat terowongan runtuh. Belum ada komentar dari pihak Korut mengenai berita tersebut, tetapi media South China Morning Postmengutip seorang peneliti yang mengkhawatirkan kalau zat radioaktif dapat merembes ke luar dan melintasi batas ke arah perbatasan dengan China. ( Mbs-rifan financindo berjangka )

Lihat :  ​ Rifanfinancindo 

Sumber : seputarforex