RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Harga Emas Turun Pasca Kenaikan NFP AS

RIFAN FINANCINDO PEKANBARU –  Jumat (08/Sep) malam, Harga emas turun karena Dolar AS yang kembali menguat terhadap mata uang-mata uang mayor. Melonjaknya data NFP AS malam ini menjadi pendorong utama, karena bisa semakin memuluskan jalan The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan September ini. Seperti diketahui secara umum, kenaikan suku bunga The Fed selalu menjadi pendukung Dolar dan penghalang terbesar kenaikan harga emas hingga saat ini.

emas

Positifnya Data Ketenagakerjaan AS Pastikan Fed Rate Naik

Dolar AS menguat setelah Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan bahwa Nonfarm Payroll (NFP) untuk bulan Agustus naik melebihi ekspektasi. Selain itu, rata-rata pendapatan per jam meningkat 0.4 persen, lebih baik dari pencapaian pada bulan Juli. Angka tersebut menaikkan level rata-rata upah tahunan menjadi 2.9 persen di bulan Agustus, tertinggi dalam sembilan tahun terakhir.

Sementara itu, pengukuran Tingkat Pengangguran yang turut memasukkan pekerja paruh waktu, turun menjadi 7.4 persen. Sedangkan Tingkat Pengangguran AS utama tak berubah di level 3.9 persen.

Harga Emas Turun Ke Bawah 1,200

Harga emas turun setelah hampir mengembalikan pemulihannya. Grafik XAU/USD berikut ini menunjukkan penurunan harga emas ke level 1,195.0 dari 1,201.2:

xu

Sementara itu, harga emas spot melemah 0.1 persen di angka $1,198.40 per troy ons, setelah menyentuh level tinggi satu pekan di sesi sebelumnya. Di sisi lain, harga emas futures masih berhasil naik 0.7 persen ke $1,203.80 per troy ons.

Meski demikian, analis masih memandang optimis pada kenaikan harga emas. Hal ini terutama karena bank sentral negara mayor lainnya juga sedang bersentimen hawkish( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan financindo

Sumber : seputarforex