PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Harga Emas Turun Tipis Di Tengah Konflik Dagang Yang Dipicu AS

PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU – Harga emas turun tipis di sesi Amerika, Senin (03/September) malam ini, akibat menguatnya Dolar AS ke level tinggi satu pekan. Hal ini disebabkan oleh memanasnya konflik perdagangan antara AS dengan negara-negara lain.

Harga emas spot turun 0.1 persen ke harga $1,199.56 per troy ons pada pukul 21:50 WIB. Sebelumnya, harga emas spot sempat menyentuh level rendah $1,195.36, sementara harga emas Futures terpantau flat di level $1,195.36. Grafik XAU/USD dalam time frame 4H di bawah ini menunjunjukkan pergerakan di 1,201.20, dari level 1,202.98:

xu

Konflik Dagang AS Dengan Sejumlah Negara

Di bawah kepemimpinan Donald Trump, Amerika Serikat telah memicu perang dagang dengan sejumlah negara. Yang terbaru, negosiasi perdagangan yang buntu dengan Kanada soal North American Free Trade Agreement (NAFTA), membuat Trump mengeluarkan ultimatum.

Melalui akun Twitternya, Trump mengatakan jika Kanada tak setuju untuk merombak perjanjian, maka Kanada boleh keluar dari pakta perdagangan trilateral dengan Meksiko tersebut. Trump juga mengancam agar Kongres tidak mencampuri urusan negosiasi dengan Kanada ini. Jika tidak, maka Trump tak akan segan-segan membuyarkan NAFTA. Menurut Trump, pembubaran NAFTA mungkin akan membuat AS menjadi lebih baik.

Kebuntuan negosiasi perdagangan juga terjadi versus China. Setelah negosiasi untuk kesekian kalinya, AS tetap merasa tak puas dan bergeming untuk menerapkan bea impor tambahan terhadap barang-barang China senilai $200 miliar lagi.

“Selama kekhawatiran akan perang dagang terus memperkuat Dolar AS, maka harga emas akan tertekan,” kata pakar komoditas ETF Nitesh Shah.

Sedangkan analis lain, Carlo Alberto De Casa dari ActivTrades mengatakan, apabila emas pulih ke harga $1,210, maka ada kesempatan bagus untuk rebound ke harga $1,230. Namun jika turun ke bawah $1,200, maka akan terjadi price test di harga $1,180. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : PT Rifan financindo

Sumber : seputarforex