Harga Minyak Kembali Tertekan

Rifan Financindo Berjangka ? Harga MINYAK mentah dunia berada pada jalur kerugian untuk minggu kemaren karena para pedagang melihat kenaikan lebih lanjut dalam produksi minyak mentah Saudi dan kekhawatiran tentang gangguan permintaan energi akibat drama utang Yunani yang sedang berlangsung dan juga negosiasi atas program nuklir Iran.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Juli ditutup merosot 84 sen atau 1,4%, untuk selanjutnya menetap di level $ 59,61 per barel pada sesi penutupan perdagangan hari Jumat. Pelacakan kontrak teraktif, harga mengalami penurunan mingguan sebesar 0,6%.

Crude Brent untuk pengiriman Agustus di ICE FUTURES London EXCHANGE jatuh $ 1,24 atau 1,9% ke level $ 63,02 per barel. Harga turun 1,3% secara mingguan , berdasarkan kontrak teraktif.

Pasar minyak mentah terpengaruh komentar dari menteri minyak Saudi yang menegaskan bahwa negaranya akan memompa lebih banyak jika permintaan meningkat,? kata Naeem Aslam, kepala analis pasar di AvaTrade. Anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak ?telah menghasilkan lebih banyak minyak dalam 12 bulan terakhir dari perkiraan dan komentar-komentar ini telah lebih jauh memicu argumen bahwa organisasi akan terus memproduksi lebih banyak,? kata Aslam.

Produksi OPEC untuk bulan Mei naik ke posisi 31.110.000 barel per hari, karena output dari Arab Saudi naik 10,25 juta barel per hari, menurut survei Platts yang dirilis awal bulan ini. Total output melampaui pagu produksi kelompok OPEC yang semula hanya berada pada posisi 30 juta barel per hari.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/harga-minyak-kembali-tertekan/