Harga Minyak Mentah WTI Jatuh ke Terendah Hampir 2 Tahun, IEA Pangkas Demand

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –?Harga minyak mentah WTI di bursa Nymex pada penutupan perdagangan Selasa 14 Oktober 2014 terpantau ditutup melemah signifikan. Pelemahan harga minyak mentah WTI di bursa Nymex dipicu oleh rilis estimasi demand IEA yang memberikan sentimen negatif kuat pada harga minyak mentah dunia.

Posisi pergerakan harga minyak mentah dunia terpantau berada dalam kondisi yang relatif semakin buruk secara fundamental. Harga minyak mentah dunia yang sebelumnya telah tertekan oleh kondisi perekonomian global yang lesu serta relatif tingginya output OPEC, semakin tertekan seiring rilis data estimasi demand global oleh International Energy Agency (IEA).

Adapun dari rilis data IEA, dilaporkan bahwa pertumbuhan demand minyak mentah diperkirakan akan turun hingga 250.000 barrel per hari atau merupakan yang terlambat dalam 5 tahun. Sementara itu demand minyak porduksi OPEC juga diprediksi turun 200.000 barrel per hari.

Selain tekanan data IEA, pergerakan harga minyak mentah dunia pada perdagangan Selasa lalu juga mengalami tekanan kuat dari pergerakan nilai Dollar Amerika Serikat. Penguatan nilai Dollar Amerika Serikat, memicu aksi beli melemah di bursa Nymex sehingga harga pun terdorong melemah.

Pada penutupan perdagangan Selasa 14 Oktober 2014 di bursa Nymex harga minyak mentah WTI terpantau ditutup melemah signifikan. Harga minyak mentah WTI berjangka Nymex untuk kontrak November 2014 ditutup turun 4,55% ke tingkat harga $81,84/barrel atau melemah $3,90/barrel.

Sementara pada penutupan perdagangan minyak mentah brent di bursa Nymex Selasa lalu, harga minyak mentah brent juga ditutup anjlok dini hari tadi. Harga minyak mentah brent berjangka Desember 2014 ditutup turun 5,59% ke tingkat harga $85,41/barrel ?atau melemah $5/barrel.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi harga minyak mentah WTI berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh potensi aksi beli akibat dorongan teknikal yang telah memasuki fase jenuh melemah bila dilihat dari indikator RSI. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $77-$87,25 pada minyak mentah WTI dan $82-$91 pada minyak mentah brent.