Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal Usai Ditendang Perawat di RS

Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal Usai Ditendang Perawat di RS

Debjani Singh (25) dan janinnya diduga meninggal setelah ditendang perawat dan dipaksa tidur di lantai pada Senin (5/10/2015).

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?TRIBUNPEKANBARU??Seorang wanita hamil meninggal beserta bayinya setelah ditendang dan ditampar oleh seorang perawat.

Peristiwa ini terjadi di rumah sakit pemerintah di distrik Mayurbhanj, negara bagian Odisha, India.

Debjani Singh (25) asal Desa Kainsali istri dari Khudiram Singh, diduga ditendang perawat tersebut dan dipaksa tidur di lantai pada Senin (5/10/2015).

Dilansir The Indian Express, hal itu disebutkan ipar perempuannya, Astami Singh dalam laporan kepolisian.

Debjani dibawa ke rumah sakit itu pada Minggu.

Baca Juga: Perawat Ini Sibuk Main Facebook, Biarkan Pasien Menunggu untuk Diperiksa

Namun dokter yang bertugas memintanya untuk menunggu hingga Senin di rumah sakit hingga melahirkan.

Pada pukul dua dini hari, ketika Debjani mulas dan hendak melahirkan, perawat Chanchala Das diduga bertindak kasar. Sebab Debjani berteriak kesakitan.

Ia meminta petugas medis rumah sakit membawa Debjani ke ruang bersalin.

Namun kemudian marah karena ada keterlambatan dan memukul wanita hamil itu dengan sendal dan juga menendangnya.

Senin, ketika dokter membawa Debjani ke ruang bersalin, ia melahirkan bayi yang sudah meninggal. Tak mampu lagi untuk bertahan, Debjani akhirnya juga meninggal beberapa jam kemudian.

Baca Juga: Subhanallah, Terkena Pecahan Peluru Saat dalam Kandungan Ibu, Bayi Ini Selamat

“Perawat itu juga berkata kasar pada Debjani dan menyebut saya tidak beradab. Dia mengambil sprei dan memaksanya berbaring di lantai,” kata petugas Accredited Social Health Activist (ASHA), Viskha Mohanty, pada pihak rumah sakit.

Sementara itu menurut laporan Odisha Sun Times, perawat yang memukul dan menendang Debjani kini diskors oleh badan administrasi distrik kemarin.

Menyusul insiden itu, ketegangan muncul di rumah sakit yang diminta membayarkan kompensasi pada korban dan desakan untuk mengambil tindakan tegas terhadap perawat.

Petugas polisi diturunkan untuk berjaga-jaga di rumah sakit agar situasi tetap terkendali.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?http://pekanbaru.tribunnews.com/

FOLLOW Twitter @Rifan Financindo dan LIKE Halaman Facebook: