IHSG Cenderung Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka?? Pada perdagangan Rabu (17/12), IHSG diperkirakan berada pada rentang support 5.089-5.099 dan resisten 5.115-5.130. Hammer berada di area?lower bollinger band?(LBB).?Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) cenderung melemah setelah terbentuk death gross dengan histogram negatif yang memanjang.

Indeks membentuk pola?Relative Strength Index?(RSI), Stochastic, dan William?s %R cenderung melemah. Laju IHSG gagal mendekati target resisten (5172-5183) dan lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah di mana target support (5.138-5.152) telah terlewati.??Para pemodal di bursa saham disarankan waspada akan terjadinya pelemahan IHSG lanjutan seiring masih berlangsungnya potensi profit taking.

Laju IHSG kembali meninggalkan utang gap di 5.126-5.150. Meski menawarkan peluang investasi menarik, terutama dari posisi nya yang berada di level yang cukup rendah namun, belum didukung olah sentimen yang ada di mana rupiah masih melanjutkan terdepresiasi. Untuk itu, perlu juga waspada akan terjadinya pelemahan lanjutan seiring masih berlanjutnya potensi profit taking.

Sementara itu, untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:??Saham PT Surya Citra Media (SCMA) dalam kisaran Rp 3.340-3.425. Doji star dekati upper bollinger band (UBB). Willam?s %R bergerak naik diikuti peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 3.370.? Saham PT Express Transindo Utama (TAXI) dalam kisaran Rp 1.175-1.345. Three white soldier di area UBB. MFI bergerak naik. Target resisten Rp 1.245 terlewati. Trading buy selama berada di atas Rp 1.270.? Saham PT United Tractor (UNTR) dalam kisaran Rp 16.750-17.150. Black marubozu menuju lower bollinger band (LBB). Tren turun masih terjadi didukung MFI dan volatility. Trading sell jika Rp 16.850 gagal bertahan.

Berikutnya saham PT Lautan Luas (LTLS) dalam kisaran Rp 1.740-1.895. Long legged doji di atas LBB. RoC bergerak naik diikuti stochastic. Trading buy selama berada di atas Rp 1.820.? Saham PT Vale Indonesia (INCO) dalam kisaran Rp 3.890-4.000. Morning star dekati Middle Bollinger Band (MBB). Volume jual kian berkurang diidukung peningkatan MFI. Trading buy selama berada di atas Rp 3.930.? Saham PT Global Mediacom (BMTR) dalam kisaran Rp 1.425-1.555. Ladder bottom dekati Middle Bollinger Band (MBB). Volatility meningkat didukung parabollic SAR yang mencoba balik naik. Trading buy selama berada di atas Rp 1.480.

Pada perdagangan Selasa (16/12) IHSG ?ditutup melemah 82,404 poin (1,61%) ke posisi 5.026,028. Pelemahan indeks tersebut terjadi setelah mencapai level terlemahnya 5.005,275 atau melemah 103,157 poin dan tertingginya di 5.069,263 atau turun 39,169.? Kembali IHSG memperlihatkan pelemahannya setelah sehari sebelumnya di terkam dengan sentiment pelemahan laju bursa saham global yang berimbas pada laju bursa saham Asia, termasuk IHSG. Tidak jauh berbeda, kali ini laju IHSG pun kembali dihadang dengan pelemahan nilai tukar rupiah. Pelaku pasar memilih untuk kembali melakukan aksi jual setelah melihat pelemahan rupiah yang seolah-olah tidak terbendung.

Selain itu, hampir seluruh sektor emiten mengalami pelemahan. Pelaku pasar juga berpandangan bahwa dengan penguatan dolar AS yang terlalu tajam, di satu sisi dapat positif bagi pendapatan emiten yang menggunakan pembukuan dalam dolar AS. Akan tetapi, di sisi lain negatif bagi beban kinerja para emiten.? Terlebih ?emiten-emiten yang memiliki utang dalam bentuk denominasi dolar AS yang sudah tentu direspons negatif. Akan tetapi, bagi Kami melihatnya, pergerakan dolar AS dan pasar komoditas yang terlalu ekstrim tidaklah menguntungkan emiten manapun.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-cenderung-melemah-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-7/