IHSG Diperkirakan Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka???Laju IHSG Selasa (9/12) diprediksi berada pada rentang support 5.100-5.115 dan resisten 5.155-5.164. ??Indeks berpeluang bearish engulfing menuju bawah area?middle bollinger band?(MBB).?Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) cenderung membentuk death gross dengan histogram positif yang lebih pendek.? Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William?s %R cenderung turun. Laju IHSG sempat berada di target resisten (5.194-5.211) namun, tidak kuat dan berbalik turun dan bahkan berada di bawah kisaran area target support (5.165-5.178).

Selain masih adanya aksi profit taking, berita dari Bank Dunia tersebut kemungkinan masih akan berimbas pada pergerakan IHSG selanjutnya. Jika volume beli kurang mendukung maka dimungkinkan laju IHSG masih akan melanjutkan pelemahannya.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain: ?Saham PT Gudang Garam (GGRM) dalam kisaran Rp 59.550-60.150. Tweezers bottom di atas lower Bollinger band (LBB). William?s %R bergerak naik diikuti peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 59.825.? Saham PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) dalam kisaran Rp 1.475-1.535. Hammer tertahan di bawah upper Bollinger band (UBB). Volume beli masih meningkat diikuti kenaikan RMI. Trading buy selama berada di atas Rp 1.495.

Kemudian saham PT Bank Mandiri (BMRI) dalam kisaran Rp 10.400-10.825. Dark cloud di bawah UBB. Volume jual masih meningkat namun, diimbangi kenaikan parabollic SAR. Buy on weakness di bawah Rp 10.450.? Saham PT Nipress (NIPS) dalam kisaran Rp 479-565. Shooting star di bawah UBB. Target Rp 505 terlampaui diikuti kenaikan RoC. Trading buy selama berada di atas Rp 525. Saham PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dalam kisaran Rp 9.450-9.850. Spinning di bawah UBB. Momentum berbalik naik diikuti peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 9.550.? Saham PT AKR Corporindo (AKRA) dalam kisaran Rp 4.480-4.595. Doji star di atas LBB. William?s %R berbalik naik diikuti kenaikan volume beli. Trading buy selama berada di atas Rp 4.525.

Sedangkan? perdagangan Senin (8/12), IHSG ?ditutup melemah 43,980 poin (0,85%) ke posisi 5.144,014. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level terlemahnya 5.124 setelah mencacpai level terkuatnya 5.207,216 atau menguat 19,222 poin.? Meski laju bursa saham AS dan Eropa bergerak positif dan memberikan imbas yang baik pada laju bursa saham Asia, IHSG tidak merasakan imbas tersebut. Keinginan untuk profit taking dengan memanfaatkan masih berlangsungnya tren penguatan IHSG membuat laju IHSG kembali tertekan.

Dengan demikian ?laju IHSG bergerak berlainan dengan laju bursa saham lainnya. Tren penguatan pun terpatahkan dengan tertembusnya target support yang seharusnya dapat ditahan oleh IHSG. Belum lagi maraknya pemberitaan dipangkasnya proyeksi pertumbuhan Indonesia oleh World Bank di mana untuk tahun 2015 hanya akan di level 5,2% dari perkiraan sebelumnya 5,6%.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-melemah-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-42/