IHSG Diperkirakan Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka –?Laju IHSG pada perdagangan Kamis (11/12), diprediksi berada pada rentang support 5.115-5.148 dan resisten 5.175-5.189.? Indeks berpeluang membentuk pola??piercing line?bertahan di area?middle bollinger band?(MBB).?Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) mencoba bertahan menepis konfirmasi death gross dengan histogram positif yang lebih pendek.

Sementara itu, ?Relative Strength Index?(RSI), Stochastic, dan William?s %R mencoba berbalik naik. Laju IHSG mampu melampaui target resisten (5.132-5.144) dan juga dapat bertahan di atas target support (5.100-5.115).? Tampaknya IHSG sedang mencoba untuk melawan pandangan dan perkiraan akan terjadinya pelemahan. Potensi turun tetap ada namun, jika volume beli masih terjaga maka dapat dimanfaatkan untuk kembali melakukan aksi maupun trading buy.

Untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:? Saham ?PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran Rp 10.100-10.500. White marubozu bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli masih meningkat diiringi kenaikan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 10.275. Saham PT Gudang Garam (GGRM) dalam kisaran Rp 59.000-59.950. White marubozu di atas lower bollinger band (LBB). Stochastic mulai berbalik naik diiringi peningkatan MFI. Trading buy selama berada di atas Rp 59.650.? Saham PT Hanson International (MYRX) dalam kisaran Rp640-710. Three inside up dekati Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic bergerak naik. Target resisten Rp675 berhasil dilampui. Trading buy selama berada di atas Rp670.

Kemudian saham PT Bank Negara Indonesia (BBNI) dalam kisaran Rp 5.900-6.175. Morning star dekati Middle Bollinger Band (MBB). Volatility meningkat. Target resisten Rp 6.100 hampir tercapai diikuti kenaikan william?s %R. Trading buy selama berada di atas Rp6.000.? Saham PT Pembangunan Perumahan (PTPP) dalam kisaran Rp 3.175-3.375. Morning star di atas Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic bergerak naik. Target resisten Rp 3.275 terlampaui didukung naiknya volume beli. Trading buy selama berada di atas Rp 3.300.? Saham PT Vale Indonesia (INCO) dalam kisaran Rp 3.850-3.995. Three inside down menuju LBB. Momentum bergerak turun. Target support Rp3.900 gagal ditahan diiringi meningkatnya volume jual. Trading sell jika Rp 3.870 gagal bertahan.

Pada perdagangan Rabu (10/12)? IHSG ditutup menguat 43,095 poin (0,84%) ke posisi 5.165,407. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya 5.168,730 atau menguat 46,418 poin dengan level terlemah 5.121,578 atau sempat melemah 0,734 poin.

Meski sepanjang intraday perdagangan laju bursa saham Asia cenderung bergerak negatif setelah terimbas pelemahan bursa saham AS dan Eropa sebelumnya, laju IHSG mampu bergerak di zona hijau sepanjang intraday perdagangannya. Tampaknya pelaku pasar lebih memilih untuk melakukan akumulasi beli dengan memanfaatkan pelemahan yang terjadi sebelumnya dibandingkan kembali melanjutkan aksi profit taking masif meski masih ada sebagian pelaku pasar yang masih jualan.

Pelaku pasar lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut, termasuk juga memanfaatkan rilis berita-berita maupun broadcast BBM terkait info terbaru dari emiten. Penguatan saham-saham infrastruktur dan keuangan serta saham-saham big caps yang masuk jajaran top gainer mampu membalikkan laju IHSG menjadi positif meski masih tertahan dengan adanya nett sell asing. Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp-461,04 miliar menjadi net sell Rp -48,68 miliar).

Kembali berlanjutnya penguatan laju Yen setelah pelaku pasar mengalihkan dananya ke aset-aset save heaven yang salah satunya adalah Yen seiring pelemahan sejumlah indeks saham di Asia dan komoditas serta penilaian masih akan melambatnya ekonomi China, memberikan kesempatan bagi rupiah untuk menguat.? Dengan penguatan Yen, laju dolar AS cenderung menurun sehingga memberikan imbas positif bagi laju Rupiah untuk dapat terlihat terapresiasi. Tetapi, meski menguat, masih berada di level 12.300-an. Laju rupiah berada di atas target level resisten 12.340.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-melemah-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-43/