IHSG Diperkirakan Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka?? Pada perdagangan Kamis (18/12), IHSG diperkirakan berada pada rentang support 5.014-5.022 dan resisten 5.055-5.068.??Pola bullish harami berada di bawah area lower bollinger band (LBB ). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih melanjutkan pelemahan dengan histogram negatif yang memanjang.

Sementara Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William?s %R masih bergerak turun meski mulai terbatas. Laju IHSG sempat berada di area target resisten (5.055-5.074) meski kembali turun dan mampu bertahan di atas target support (4.974-5.015).? Meski menguat namun, utang gap di 5.126-5.150 dan 5.069-5094 belum tertutupi. Mulai adanya aksi beli membantu IHSG berada di zona hijau meski dari sisi sentimen belum mendukung. Laju IHSG dapat berpotensi menguat jika pelaku pasar masih memanfaatkan buy back.

Untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:??Saham PT AKR Corporindo (AKRA) dalam kisaran Rp 4.375-4.600. Black marubozu di area LBB. Parabollic SAR mencoba berbalik naik diikuti kenaikan momentum. Buy on weakness jika di bawah Rp 4.390.? Saham PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran Rp 9.750-10.250. Bullish harami bertahan di atas LBB. MFI berbalik naik diikuti peningkatan mass index. Akumulasi beli jika mampu bertahan di atas Rp 9.925.

Berikutnya saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) dalam kisaran Rp 12.325-13.125. Bullish harami cross dekati middle Bollinger band (MBB). Ichimoku sinyalkan kenaikan lanjutan didukung kenaikan Relative Strength Index (RSI). Akumulasi beli jika mampu bertahan di atas Rp 12.900.? Saham PT Alam Sutera Realty (ASRI) dalam kisaran Rp 500-540. Bullish harami di area LBB. RoC bergerak naik diikuti peningkatan MFI. Masih ada utang gap Rp 540-550. Trading buy selama berada di atas Rp 515.? Saham PT Sekawan Intipratama (SIAP) dalam kisaran Rp 400-431. Bearish harami menjauhi upper Bollinger band (UBB ). Stochastic mulai turun diikuti penurunan Relative Strength Index (RSI). Trading sell jika Rp 407 gagal bertahan.

Pada perdagangan Rabu (17/12), IHSG ditutup menguat 9,621 poin (0,19%) ke posisi 5.035,649. Penguatan tersebut berkurang dari level tertingginya 5.059,732 alias menguat 33,704 poin dengan level terendah 5.021,949 atau turun 4,079 poin. ?Tidak jauh berbeda dengan harapan kami dalam ulasan sebelumnya di mana Laju IHSG diperkirakan variatif cenderung melemah jika sentimen yang ada masih lebih banyak negatifnya dibandingkan positifnya. Terkecuali, anjloknya harga sejumlah saham dapat dimanfaatkan untuk buyback.? Tampaknya pelaku pasar benar-benar memanfaatkan kondisi tersebut untuk kembali mengakumulasi saham-saham yang telah melemah sebelumnya. Beberapa saham-saham bigcaps mulai kembali diburu sehingga dapat masuk dalam jajaran top gainer di mana sebelumnya lebih banyak berada di top loser.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-melemah-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-45/