IHSG Diperkirakan Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka –?Pada perdagangan Selasa (14/4), IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.415-5.426dan resisten 5.455-5.490.? Secara teknis, pola?Evening star?lewati ke bawah area?middle?bollinger band?(MBB).??Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) cenderung melemah?death cross?dengan histogram negatif yang lebih panjang.?Relative Strength Index?(RSI), Stochastic, dan William?s %Rcenderung bergerak turun.

Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5.500-5.516)dan berakhir di bawah area target support (5.468-5.482). Jika aksi jual tidak terbendung maka pelemahan dapat dimungkinkan terjadi.? Apalagi IHSG juga masih menyisakan utang gap lama di level 5.342-5.372 (17-18 Februari) dan utang gap di level 5.397-5.411 (27-28 Maret 2015).?Meski kami berharap pelemahan dapat lebih terbatas namun, tetap cermati dan antisipasi bila terdapat potensi pelemahan lanjutan.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:? Saham PT Gajah Tunggal (GJTL) dalam kisaran support-resisten Rp 1.260-1.325. White marubozu bertahan di Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli mulai naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.280. ??Saham PT Intiland Development (DILD) dalam kisaran support-resisten Rp 580-635. Black marubozu menuju Middle Bollinger Band (MBB). %relative performance cenderung turun diiringi berbalik turunnya MFI. Trading sell jika Rp 585 gagal bertahan. ??Saham PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) dalam kisaran support-resisten Rp 2.050-2.125. White marubozu menuju upper Bollinger band (UBB). Mass index bergerak naik diikuti peningkatan momentum. Trading buy selama bertahan di atas Rp 2.090.

Berikutnya saham PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran support-resisten Rp 11.300-11.650. Inverted hammer di bawah Middle Bollinger Band (MBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) cenderung turun tipis & diimbangi dengan naiknya Relative Strength Index (RSI) serta parabolic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 11.300.? Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran support-resisten Rp 38.950-39.975. Separating lines bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli berbalik naik diikuti berbalik naiknya stochastic. Maintained buy selama bertahan di atas Rp 39.700. ??Saham PT Surya Citra Media (SCMA) dalam kisaran support-resisten Rp 3.340-3.425. White marubozu lewati Middle Bollinger Band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti peningkatan william?s %R. Target support Rp 3.300 dapat bertahan. Trading buy selama bertahan di atas Rp 3.370.

Pada perdagangan Senin (13/4), IHSG ?ditutup melemah 43,931 poin (0,80%) ke posisi 5.447,409.Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya di 5.486,883 atau turun 4,457 poin dan mencapai level terendahnya 5.430 atau turun 60,421 poin.? Seperti yang kami khawatirkan sebelumnya di mana lalu IHSG mengawali pekan ini dengan pelemahan. Kembalinya pelaku pasar melanjutkan aksi jualnya membuat IHSG kian terbenam di zona merah.

Tidak banyak indeks sektoral yang menguat di mana hampir mayoritas mengalami pelemahan. Penguatan yang terjadi lebih banyak dialami saham-saham lapis bawah.?Peluang penguatan tertutupi dengan maraknya aksi jual. Jika aksi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin pelemahan lanjutan dapat terjadi. Akan tetapi, diharapkan jikapun terjadi ?pelemahan maka tidak terlalu signifikan agar tidak membuka peluang tren pelemahan.

Pelemahan yang terjadi cukup lumayan besar sehingga dimungkinkan membuka peluang tren pelemahan. Masih berlanjutnya transaksi?net sell?asing yang dibarengi tidak banyaknya saham-saham?big caps?dalam?top gainer?dan berbalik melemahnya laju rupiah jelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memberikan sentimen negative pada IHSG. Investor asing berbalik melakukan?nett sell?dari?net sell?Rp 74,91miliar menjadi?net sell?Rp 682,35miliar.

Meski laju bursa saham Tiongkok tampaknya tidak banyak terpengaruh dengan turunnya neraca perdagangan Tiongkok secara keseluruhan, rilis tersebut memberikan sentimen negatif pada laju yuan. Tidak hanya itu, tetapnya kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) juga turut membuat laju Yen melemah.? Pelemahan tersebut berimbas negatif pada laju mata uang kawasan regional sehingga berpengaruh juga pada laju rupiah. Laju dolar AS tentu saja memanfaatkan pelemahan-pelemahan tersebut untuk berbalik naik.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-melemah-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-58/