IHSG Diperkirakan Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka???Pada perdagangan Rabu (29/10) IHSG diprediksi berada pada rentang support 4.965-4.985 dan resisten 5.015-5.025. ?Indeks berpotensi membentuk pola?Relative Strength?Index?(RSI), Stochastic, dan William?s %R melanjutkan penurunan. Laju IHSG hampir mendekati target resisten (5.035-5.050) namun, terlempar di bawah target support (5.010-5.019).

Adanya tekanan jual membuat IHSG kembali terperosok di bawah area support dan berpotensi melanjutkan pelemahannya. Jika laju bursa?saham?global yang telah positif tidak membuat IHSG juga menguat, IHSG pun akan kembali turun.? Pada perdagangan Selasa (28/10), IHSG ?ditutup melemah 19,705 poin (0,392%) ke posisi 5.004,587. Intraday tertinggi 5.032,55 dan terendah 4.995,855.? Positifnya laju bursa saham China yang diikuti pergerakan di sejumlah bursa saham Asia lainnya tidak diikuti oleh IHSG.

Beberapa faktor memicu pelemahan IHSG. Pertama, antisipasi pasar terhadap?rilis kinerja emiten?yang diperkirakan akan mengalami perlambatan pertumbuhan. Kedua, kondisi itu dibarengi dengan berbalik terdepresiasinya laju rupiah.? Ketiga, diperparah oleh turunnya sejumlah harga obligasi. Bahkan positifnya laju bursa saham Eropa di pertengahan sesi kedua IHSG, tidak juga berimbas positif. Keempat, kembali terjadinya aksi jual asing turut melongsorkan IHSG dari posisi nett buy Rp673,9 miliar menjadi nett sell Rp638,21 miliar.

Jelang pertemuan FOMC, laju rupiah kembali tertekan. Masih melemahnya ruble Rusia seiring dengan penilaian gagalnya?PROGRAM?free float intervensi mata uang untuk mengatasi depresiasi, hingga kembali melemahnya mata uang Brazil seiring masih adanya sikap skeptik pelaku pasar terhadap upaya Presiden terpilih, Dilma Rousseff, untuk mengatasi perlambatan ekonomi Brazil menjadi sentimen negatif bagi laju rupiah.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain: ??Saham PT Bank Central Asia (BBCA) dalam kisaran Rp 13.200-13.450. Hammer di area upper Bollinger band (UBB). Stochastic mulai turun namun, diimbangi kenaikan Relative Strength Index (RSI). Trading sell jika Rp 13.300 gagal bertahan.? Saham PT Surya Semesta Internusa (SSIA) dalam kisaran Rp 720-780.?Bullish harami?di atas Middle Bollinger Band (MBB). Target support Rp 730 berhasil ditahan diikuti kenaikan RoC. Trading buy selama berada di atas Rp 740.

Kemudian saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dalam kisaran Rp 5.750-5.975. Dragonfly doji dekati UBB. Volume mendatar diiringi kenaikan RMI. Target resisten Rp 5.850 kembali coba bertahan. Trading buy selama berada di atas Rp 5.800.? Saham PT United Tractor (UNTR) dalam kisaran Rp 16.800-17.300. Bullish harami di atas lower Bollinger band (LBB). Mass index bergerak naik diikuti peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 17.000 Saham PT Matahari Putra Prima (MPPA) dalam kisaran Rp 3.205-3.345. Doji star di bawah UBB. Target resisten Rp 3.325 berhasil dilewati namun, tidak bertahan diikuti penurunan momentum. Trading sell jika Rp 3.285 gagal bertahan.

Sumber :http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-melemah-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-38/