IHSG Diperkirakan Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka ??Pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa (7/4) diperkirakan ?berada pada rentang support 5.450-5.470 dan resisten 5.495-5.505.? Secara teknis, pola bullish harami bertahan di atas area middle bollinger band (MBB).? Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih tertahan untuk golden cross dengan histogram negatif yang lebih pendek. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William?s %R mencoba kembali bergerak naik.

Laju IHSG sempat melampaui area target resisten (5.468-5.485) dan mampu bertahan di atas area target support (5.430-5.443). Kenaikan yang terjadi tentunya menjauhi utang gap lama di level 5.342-5.372 (17-18 Februari) dan utang gap di level 5.397-5.411 (27-28 Maret 2015).? Jika aksi beli masih mampu bertahan dan sentimen laju positif global masih dapat bertahan, dapat membantu IHSG bertahan di zona hijaunya. Namun demikian, tetap cermati bila terjadi potensi pembalikan arah.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:?? ?Saham PT Wijaya Karya Beton (WTON) dalam kisaran support-resisten Rp 1.170-1.235. Three black crows dekati lower bollinger band (LBB). Parabollic SAR tertahan kenaikannya diimbangi menurunnya william?s %R. Trading sell jika Rp 1.195 gagal bertahan. ??Saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) dalam kisaran support-resisten Rp 10.850-11.350. Spinning dekati upper bollinger band (UBB). RoC bergerak naik diikuti peningkatan MFI. Trading buy selama bertahan di atas Rp 11.025. ??Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran support-resisten Rp 39.000-39.650. Inverted hammer bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). William?s %R bergerak naik diiringi peningkatan volatility. Trading buy selama bertahan di atas Rp 39.250.

Berikutnya saham PT Bank Jabar Banten (BJBR) dalam kisaran support-resisten Rp 985-1.035. Shooting star sentuh Upper Bollinger Band (UBB). Relative Strength Index (RSI) cenderung turun diikuti berbalik turun stochastic. Trading sell jika Rp 995 gagal bertahan. ??Saham PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran support-resisten Rp 11.200-11.550. Piercing line dekati Middle Bollinger Band (MBB). Parabollic SAR berbalik naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama bertahan di atas Rp 11.325.? Saham Soechi Lines (SOCI) dalam kisaran support-resisten Rp 570-605. Double shooting star dekati Middle Bollinger Band (MBB). Relative Strength Index (RSI) & RoC berbalik naik. Target Rp 605 tampaknya akan kembali diuji. Trading buy selama bertahan di atas Rp 570.

Pada perdagangan Senin (6/4), IHSG ?ditutup menguat 23,632 poin (0,43%) ke posisi 5.480,031.? Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya di 5.489,603 atau menguat 33,204 poin dan mencapai level terendahnya 5.465,607 atau naik 9,208 poin.? Laju IHSG di awal pekan mampu bergerak di zona positifnya seiring dengan masih adanya aksi beli. Positifnya laju bursa saham Asia memberikan sentimen positif pada IHSG.? Terlebih dengan masih positifnya laju rupiah yang juga turut menambah sentimen positif. Kali ini, nett buy asing cukup mampu membantu laju IHSG untuk dapat bertahan di zona positif.

Bahkan kenaikan ini melampaui kekhawatiran kami akan terjadinya pelemahan secara teknikal seperti dalam ulasan kami sebelumnya: Kondisi variatif cenderung melemah masih dimungkinkan jika melihat dari tren yang ada dan melihat masih adanya aksi jual dari pemodal lokal. Kondisi dari bursa saham global, tetap cermati adanya potensi pelemahan lanjutan.? Meski terjadi penguatan namun, tidak banyak saham-saham big caps yang menopang penguatan tersebut dan lebih banyak ditopang oleh saham-saham lapis kedua. Investor asing kembali melakukan nett buy (dari net buy Rp 269,37 miliar menjadi net buy Rp 465,64 miliar).

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-menguat-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-43/