IHSG Diperkirakan Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka???Laju IHSG pada Kamis (27/11) diprediksi berada pada rentang support 5.095-5.100 dan resisten 5.141-5.148. ??Indeks berpeluang membentuk pola hammer di atas area?middle bollinger band?(MBB).?Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) masih terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar.? Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William?s %R masih tertahan kenaikannya. Laju IHSG sempat menyentuh target resisten (5.131-5.151) dan berhasil bertahan di kisaran tersebut dan sempat menyentuh area target support (5.097-5.107).

Indeks?mencoba bertahan di zona hijau,? namun masih diperlukan? dukungan untuk mempertahankan posisi IHSG. Jika laju bursa saham global masih dapat positif dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking massif, IHSG pun masih berkesempatan untuk kembali menguat.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:? Saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dalam kisaran Rp 2.780-2.840. Spinning di bawah upper Bollinger band (UBB). William?s %R bergerak naik diikuti kenaikan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 2.800.? Saham PT Surya Semesta Internusa (SSIA) dalam kisaran Rp 890-965. Shooting star lewati UBB. Stochastic mulai melemah. Target resisten Rp 950 tidak tercapai. Trading sell jika Rp 920 gagal bertahan.

Berikutnya saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia (ISSP) dalam kisaran Rp 280-310. White marubozu sentuh UBB. MFI bergerak naik diikuti peningkatan parabolic SAR. Trading buy selama bertahan di atas Rp 294.? Saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) dalam kisaran Rp 13.000-13.650. Shooting star di area UBB. RoC bergerak naik diiringi kenaikan mass index. Trading buy selama berada di atas Rp 13.150.? Saham PT Intiland Development (DILD) dalam kisaran Rp 605-635. Hanging man dekati UBB. MFI bergerak naik diikuti kenaikan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 620.

Pada perdagangan Rabu (26/11) IHSG ?ditutup menguat 14,091 poin (0,28%) ke posisi 5.133,036. Sepanjang perdagangan, indeks sempat mencapai level terlemahnya 5.107,572 dan tertingginya 5.137,064.? Tidak banyak berbeda dari ulasan kami sebelumnya dimana kami tuliskan Penurunan yang terjadi lebih banyak dipengaruhi aksi profit taking sementara. Masih ada peluang bagi IHSG untuk berbalik naik jika ditopang oleh aksi beli. Apalagi jika laju bursa saham global mampu menguat maka seharusnya dapat berimbas positif pada IHSG.

Di sisi lain, positifnya sejumlah laju bursa saham Asia meski di penutupan bursa saham AS cenderung melemah, memberikan sentimen positif bagi IHSG. Padahal di awal perdagangan laju IHSG cenderung melemah seiring dengan aksi jual pelaku pasar.? Tetapi, tidak adanya sentimen negatif signifikan di pasar membuat pelaku pasar kembali memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali mengakumulasi sehingga membuat IHSG mampu bergerak naik bertahap.

Sumber :http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-menguat-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-28/