IHSG Diperkirakan Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka???Laju IHSG pada Jumat (28/11) diperkirakan berada pada rentang support 5.115-5.128 dan resisten 5.153-5.164. ??Indeks berpeluang membentuk pola separating lines dekati area?upper bollinger band?(UBB).??Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) masih terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar.?Relative Strength Index?(RSI), Stochastic, dan William?s %R masih tertahan kenaikannya meski terbatas.

Pergerakan ?IHSG sempat menyentuh target resisten (5.141-5.148) dan berhasil bertahan di atas kisaran area target support (5.095-5.100). Mulai tipisnya kenaikan memberikan ruang terbatas bagi IHSG untuk dapat bergerak naik secara signifikan. Tetap, mencermati sentimen yang ada dan waspadai potensi pembalikan arah (jika terjadi).

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:? Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran Rp 31.250-32.275. Bullish engulfing di atas middle bollinger band (MBB). Volume beli meningkat diikuti kenaikan stochastic.? Saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dalam kisaran Rp 2.780-2.835. Bearish harami di bawah upper Bollinger band (UBB). Target resisten Rp 2.840 gagal tercapai. William?s %R mulai berbalik turun. Trading sell jika Rp 2.800 gagal tercapai.? Saham PT Bank Mandiri (BMRI) dalam kisaran Rp 10.350-10.550. Inverted hammer di area Middle Bollinger Band (MBB). Volume cenderung negatif diiringi laju Relative Strength Index (RSI) yang cenderung turun. Trading sell jika Rp 10.425 gagal bertahan.

Berikutnya saham PT Erajaya (ERAA) dalam kisaran Rp 1.200-1.285. Shooting star dekati UBB. Volume beli meningkat diikuti kenaikan MFI. Trading buy selama berada di atas Rp 1.225.? Saham PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) dalam kisaran Rp 1.400-1.495. Shooting star dekati UBB. Volatility meningkat diiringi peningkatan parabllic SAR. Trading buy selama di atas Rp 1.450.? Saham PT Indofood Sukses Makmur (INDF) dalam kisaran Rp 6.650-6.825. Inverted hammer bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti kenaikan William?s %R. Trading buy selama berada di atas Rp 6.700.

Pada perdagangan Kamis (27/11) ?IHSG ?ditutup menguat 12,279 poin (0,24%) ke posisi 5.145,315. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya 5.148,413 dan terendah 5.134,702.? Kembali laju IHSG mirip dengan ulasan kami sebelumnya. IHSG mencoba bertahan di zona hijau namun, masih diperlukannya dukungan untuk mempertahankan posisi IHSG. Jika laju bursa saham global masih dapat positif dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking massif, IHSG pun masih berkesempatan untuk kembali menguat.

Terlihat ?angin segar masih mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) meskipun sempat terganggu dengan mulai adanya pergerakan negatif dari beberapa laju bursa saham Asia.

Masih berlanjutnya nett buy investor asing turut menopang penguatan IHSG meskipun terhambat dengan kembalinya rupiah yang terdepresiasi. Adapun transaksi asing kembali tercatat nett buy (dari net buy Rp 260,85 miliar menjadi net buy Rp 552,72 miliar).

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-menguat-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-29/