IHSG Diperkirakan Naik, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka ??Laju IHSG pada Senin (20/10) diprediksi berada pada rentang support 4.950-4.988 dan resisten 5.032-5.055. ??Secara teknis, indeks berpeluang membentuk pola morning star dekati?middle bollinger band?(MBB).??Moving Average Convergence-Divergence?(MACD) kembali mencoba golden cross dengan histogram negatif yang memendek. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William?s %R kembali naik.

IHSG diperkirakan mampu bertahan di atas kisaran target support (4.920-4.932) dan melewati target resisten (4.955-4.981). Laju IHSG diliputi sentimen positif dan membuatnya berpeluang melanjutkan kenaikannya.? Meski demikian, diharapkan penguatan yang terjadi tidak langsung dimanfaatkan untuk profit taking agar peluang kenaikan IHSG dapat berlanjut.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:? Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dalam kisaran Rp 10.200-10.875. Morning star lewati Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli meningkat diiringi kenaikan Moving Average Convergence-Divergence (MACD) setelah golden cross. Maintained buy selama berada di atas Rp 10.500. Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran Rp 30.750-32.100. Bullish engulfing lewati Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic bergerak naik diikuti kenaikan Relative Strength Index (RSI). Maintained buy selama berada di atas Rp 31.900.

Berikutnya saham PT Bumi Serpong Damai (BSDE) dalam kisaran Rp 1.500-1.590. Shooting star dekati upper bollinger band (UBB). MFI bergerak naik diikuti peningkatan parabollic SAR. Trading buy selama berada di atas Rp 1.530.? Saham PT Adhi Karya (ADHI) dalam kisaran Rp 2.700-2.845. White marubozu dekati UBB. Momentum bergerak naik diiringi kenaikan RoC. Resisten Rp 2.750 berhasil ditembus. Trading buy selama berada di atas Rp 2.800.? Saham PT Elnusa (ELSA) dalam kisaran Rp 540-650. Shooting star di area Middle Bollinger Band (MBB). Resisten Rp 560 berhasil ditembus diikuti kenaikan MFI & mass index. Terdapat utang gap Rp 545-550. Trading buy selama berada di atas Rp 580.

Pada perdagangan Jumat (17/10) IHSG ?ditutup menguat 77,332 poin (1,562%) ke posisi 5.028,946. Sepanjang perdagangan, IHSG mencapai level tertingginya 5.043,765 dan terendah 4.953,499.? Akhir pekan yang positif bagi IHSG. Indeks mampu kembali menapak di zona hijau. Pelaku pasar kembali antusias mengakumulasi saham-saham yang sehari sebelumnya melemah maupun beberapa saham yang masih menyimpan potensi kenaikan.

Laju IHSG pun ?mendapat angin segar setelah merespons pernyataan salah satu Kepala The Fed St. Louis, yang menyampaikan masih diperlukannya program pembelian obligasi atau pemberian stimulus bagi ekonomi AS. ?Tujuannya untuk mengatasi rendahnya inflasi dan rilis kenaikan manufacturing dan industrial production yang dibarengi penurunan initial jobless claims.

Selain itu, ?IHSG juga secara kebetulan mendapat sentimen positif dari laju obligasi yang bergerak menguat. Selain itu, juga kebetulan, maraknya pemberitaan terkait pertemuan Jokowi dengan Prabowo yang dinilai dapat mencairkan ketegangan politik saat ini.

Sumber :http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-naik-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-2/