IHSG Diperkirakan Naik Tipis, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Rifan Financindo Berjangka ? Pergerakan IHSG pada Senin (12/1) diprediksi berada pada rentang support 5.188-5.200 dan resisten 5.225-5.245.??Pola shooting star masih bertahan di atas area middle bollinger band (MBB).? Kemudian Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih bergerak datar dengan histogram positif yang mendatar. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William?s %R masih mencoba bertahan dari pelemahan.

Laju IHSG mampu melampaui area target resisten (5.225-5.238) dan juga mampu bertahan di atas target support (5.191-5.200). Penguatan tipis yang terjadi memperlihatkan amunisi penguatan IHSG kian menipis. Apalagi volume beli mulai berkurang.? IHSG pun kurang lebih tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya di mana tampak variatif dan cenderung melemah jika aksi profit taking tersebut semakin besar.? Tetap mewaspadai adanya potensi pembalikan arah di tengah harapan masih adanya peluang kenaikan.

Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:? Saham ?PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dalam kisaran support-resisten Rp 2.835-2.725. Three inside up bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli meningkat diikuti pembalikan naik stochastic. Trading buy selama berada di atas Rp 2.850. ??Saham PT Lippo Karawaci (LPKR) dalam kisaran support-resisten Rp 1.010-1.075. Three white soldier di atas Middle Bollinger Band (MBB). William?s %R bergerak naik diiringi Moving Average Convergence-Divergence (MACD) yang mencoba golden cross. Trading buy selama berada di atas Rp 1.035.? Saham SOC dalam kisaran support-resisten Rp 630-675. Inverted hammer di atas LBB. RoC bergerak naik diikuti peningkatan momentum. Trading buy selama berada di atas Rp 635.

Kemudian saham PT Semen Indonesia (SMGR) dalam kisaran support-resisten Rp 15.650-16.075. Two crows di bawah Middle Bollinger Band (MBB). MFI bergerak turun yang dibarengi penurunan momentum. Trading sell jika Rp ?15.700 gagal bertahan.? Saham PT Adaro Energy (ADRO) dalam kisaran support-resisten Rp ?980-1.035. Inverted hammer di atas lower Bollinger band (LBB). Relative Strength Index (RSI) mulai berbalik naik diikuti peningkatan mass index. Trading buy selama berada di atas Rp 1.000.? Saham PT AKR Corporindo (AKRA) dalam kisaran support-resisten Rp ?4.575-4.635. Shooting star dekati upper Bollinger band (UBB). MFI bergerak naik diiringi peningkatan parabolic SAR. Trading buy selama berada di atas Rp ?4.600. ? Dalam sepekan terakhir, laju IHSG ?melemah 26,1 poin (0,49%) ke posisi 5.216,67 pada pekan yang berakhir Jumat, 9 Januari 2015 dibandingkan akhir pekan sebelumnya, 2 Januari di posisi 5.242,77.

Sebelumnya kami sampaikan peluang untuk mengalami kenaikan tertahan dengan mulai maraknya aksi jual sehingga membuat laju IHSG kurang lebih tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya di mana tampak variatif dan cenderung melemah jika aksi profit taking tersebut semakin besar.? Laju bursa saham Asia yang terimbas positif bursa saham global sebelumnya dan didukung penguatan nilai tukar rupiah memberikan amunisi positif bagi IHSG untuk dapat bertahan di zona hijaunya.

Penguatan IHSG kali ini mendapat dukungan dari masih menguatnya saham-saham dari komoditas terutama perkebunan yang diikuti sektor pertambangan dan didukung juga oleh saham-saham di keuangan khususnys sub-perbankan.? Selain itu, ?dari sisi volume dan nilai perdagangan juga meningkat yang turut didukung adanya transaksi crossing yang salah satunya ialah saham PT Bank Himpunan Saudara (SDRA) senilai Rp 695,60 miliar di harga Rp 1.167 yang difasilitasi oleh broker Woori Korindo Securities Indonesia (XA). Adapun transaksi asing tercatat nett buy (dari net sell Rp-135,53 miliar menjadi net buy Rp 895,07 miliar).

Rilis initial jobless claims AS yang mengalami penurunan mendukung adanya penguatan lanjutan dolar AS. Apalagi dengan adanya rilis penurunan Factory orders Jerman; masih rendahnya business climate indicator Zona Euro yang dibarengi masih negatifnya consumer confidence-nya dan penurunan industrial sentiment yang membuat persepsi akan adanya percepatan stimulus di Zona Euro. Hal itu, membuat laju Euro melemah sehingga menambah potensi penguatan lanjutan dari dolar AS.

Akan tetapi, potensi penguatan lanjutan dolar AS tertahan dengan menguatnya laju poundsterling setelah rilis kenaikan indeks manufakturnya dan peningkatan tipis Yen sehingga dapat dimanfaatkan rupiah untuk bergerak menguat. ?Laju rupiah berada di atas target level resisten 12.728.? Kurs ?rupiah diharapkan masih berkesempatan mengalami penguatan lanjutan dengan adanya pengutan mata uang hard currency lainnya untuk mengimbangi laju dolar AS. Laju rupiah berpeluang berada pada kisaran 12.650-12.625 berdasarkan kurs tengah BI.

Rilis positif dari data klaim pengangguran AS yang menurun dan rilis Meeting the Federal Open Market Committee (FOMC) yang memperlihatkan belum adanya rencana kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat ini turut direspons positif pelaku pasar di bursa saham Asia sehingga mampu membuat penguatan lanjutan.

Turunnya coincident index dan leading composite index Jepang tidak terlalu direspon positif seiring adanya spekulasi Bank of Japan (BoJ) akan mengucurkan stimulus. Sementara, laju pasar saham China masih melanjutkan laju negatifnya seiring masih adanya imbas dari penilaian Bank of America Corp. dan HSBC Holdings Plc. yang mengatakan penguatan yang terjadi pada bursa saham China sudah terlampau tinggi. Pelaku pasar menilai sudah kemahalan dan memilih untuk kembali profit taking.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-naik-tipis-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-4/