Indeks Unggulan Bergerak Positif, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

PT. Rifan Financindo Berjangka ? Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rehat di teritori negatif pada penutupan perdagangan sesi I.? Membuka perdagangan preopening, IHSG bergerak naik 4,411 poin (0,09%) ke 4.819,235. Sementara indeks unggulan LQ45 bergerak menguat 1,098 poin (0,13%) ke 821.256.

Pada awal? perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 6,901 poin (0,14%) ke 4.821,275. Sementara indeks LQ45 dibuka naik 1,714 poin (0,21%) ke 821.872.?? Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 2,737 poin (0,06%) ke 4.812,087. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 0,791 poin (0,10%) ke 819.367.

Tercatat, lima sektor menguat, sementara 5 sektor lainnya melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan tertinggi sebesar 2,11%. Sementara penguatan tertinggi terjadi di sektor infrastruktur sebesar 0,76%.

Sebanyak 99 saham naik, 143 saham turun, dan 89 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 122.054 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 2,985 miliar saham senilai Rp 2,411 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 5,898 miliar.

Sejumlah saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya LPGI naik 500 poin (11,11%) ke Rp 5.000, BIRD naik 300 poin (6,90%) ke Rp 4.650, MERK naik 200 poin (2,42%) ke Rp 8.450, dan CTRS naik 180 poin (8,65%) ke Rp 2.260.

Adapun ?saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya GGRM turun 575 poin (0,89%) ke Rp 63.775, UNTR turun 550 poin (3,91%) ke Rp 13.500, IBST turun 240 poin (10,00%) ke Rp 2.160, dan INTP turun 225 poin (1,40%) ke Rp 15.875.

Di sisi lain, kondisi bursa saham Asia siang ini, antara lain:? Indeks Nikkei 225 turun 470,12 poin (2,95%) ke 15.446,87, Indeks Hang Seng turun 235,33 poin (1,15%) ke 20.232,19, Indeks SSE Composite turun 6,86 poin (0,24%) ke 2.880,97, dan? Indeks Straits Times turun 25,34 poin (0,91%) ke 2.749,44.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dana yang dihimpun perusahaan tercatat atau emiten melalui pasar modal pada periode Januari-Juni 2016 ini telah mencapai Rp 16,76 triliun, lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 13,66 triliun.? Data itu mengindikasikan bahwa pasar modal masih menjanjikan peluang besar bagi perusahaan untuk mendapatkan pendanaan.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/sesi-pertama-indeks-unggulan-bergerak-positif-ihsg-bertahan-di-jalur-hijau-8/