Kandidat Presiden Prancis Pro Uni Eropa Menang, Emas Tergelincir

Rifan Pekanbaru – Harga Emas kembali tertekan di awal pekan (24/4) pasca hasil pemilu Perancis putaran pertama yang memenangkan Emmanuel Macron – kandidat pro Uni Eropa – memperoleh suara voting terbesar, diikuti oleh Marine Le Pen yang dikenal anti Uni Eropa. Baik Macron maupun Le Pen, keduanya akan melaju pada putaran final Pemilu Prancis di awal bulan Mei mendatang.

Kandidat Presiden Prancis Pro Uni Eropa

Kemenangan Emmanuel Macron lantas melegakan banyak pihak yang tetap menginginkan Perancis berada di Uni Eropa. Hal tersebut tak pelak mendorong mata uang Euro naik, diikuti oleh bursa utama Eropa. Namun Emas, terpantau telah melemah lebih dari 1 persen terhadap Dollar sekaligus merupakan penurunan terburuk dalam kurun sebulan terakhir.

Untuk saat ini, beberapa resiko lanjutan dalam bentuk kemenangan mengejutkan dari kandidat lain (Marine Le Pen) telah teratasi. Kita akan melihat trend pelemahan jangka pendek pada Emas terutama menjelang putaran kedua Pemilu Perancis”, ucap Robin Bhar, Analis Societe Generale.

Dia (Robin Bhar) menambahkan, perlemahan Greenback yang diikuti oleh semakin panasnya tensi geopolitik di Semenanjung Korea dan kawasan Timur Tengah setidaknya akan menyokong Emas untuk bertahan diiatas level 1,250 Dollar AS per troy ounce.

Faktor geopolitik tersebut membuat sebagian Investor meningkatkan posisi long pada Emas di COMEX hingga meraih volume terbesar lima pekan, namun hasil Pemilu Prancis dinilai berpotensi melemahkan Emas cukup dalam “Spekulator Emas yang sebelumnya banyak bertaruh terhadap kenaikan Emas sepertinya telah menutup posisi mereka sebagai respon hasil pemilu Perancis”, CommerzBank dalam sebuah pernyataan tertulis.

Saat berita ini dirilis, XAU/USD berada di level 1,268.6 Dollar AS per troy ounce, atau telah melemah 1.26 persen dibandingkan sesi perdagangan Jumat akhir pekan lalu. Di awal sesi Asia tadi pagi, Emas sempat menyentuh level terendah harian 1,265.4 Dollar AS per troy ounce.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifanfinancindo

Sumber : seputarforex