Kilau Emas Pudar Akibat Penguatan Dolar AS Dan Brexit

Rifan Pekanbaru – Kuatnya mata uang Dolar AS terhadap Euro akibat sudah dimulainya proses Brexit secara resmi menyebabkan harga emas di sesi Asia pada hari Kamis (30/03) ini terpantau melemah. Indeks Dolar AS naik ke 99.92, kisaran level harga tertinggi satu pekan.
Kilau Emas Pudar Akibat Penguatan Dolar AS Dan Brexit

Harga Emas Terimbas Penguatan Dolar AS

Dalam sesi perdagangan hari Rabu kemarin, harga emas sudah menurun seiring dengan pelaku pasar yang mencermati proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Perdana Menteri Theresa May secara formal telah memulai proses Brexit dan menyatakan tidak akan mengambil langkah mundur.

“Ketidakpastian pada Uni Eropa dan perkembangan kondisi ekonomi AS bisa jadi mendorong mata uang Dolar AS meningkat. Penguatan Dolar AS ini kemungkinan besar menekan harga logam mulia emas”, ucap Peter Spina, Presiden dan Chief Executive Officer di Gold Seek. Spina menambahkan, mata uang Euro mungkin saja mengalami pelemahan lebih lanjut pada bulan mendatang. Menurutnya, hal ini akan berdampak negatif pada logam mulia emas karena Dolar AS akan cenderung kuat.

Harga emas berjangka pada Comex New York Mercantile Exchange untuk pengiriman bulan Juni mendatang mengalami penurunan sebesar 0.41 persen menjadi ke level harga 1,251 Dolar AS per troy ons dan harga emas spot melemah ke kisaran 1,248 Dolar AS. Sedangkan harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk stabil di kisaran harga Rp 591,000.

Pelaku Pasar Tunggu Data Ekonomi AS Dan Sinyal FED Rate Hike

Sementara itu, para pelaku pasar akan melanjutkan mengamati rilis data ekonomi AS untuk mengetahui sinyal dan kapan The Fed akan menaikkan tingkat suku bunga-nya lagi. Presiden The Fed Chicago, Charles Evans kemarin mengatakan, mereka akan menaikkan suku bunga AS paling tidak sebanyak dua kali tahun ini. Ia berpendapat, rate hike bisa jadi empat kali selama tahun 2017 meskipun keputusan ini membutuhkan perbaikan perekonomian AS.

Seperti yang diketahui, semakin tinggi prospek kenaikan tingkat suku bunga oleh The Fed, harga emas akan terbebani karena imbal hasil investasi emas tidak berbentuk bunga.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : PT Rifan Financindo

Sumber : seputarforex