Klaim Pengangguran AS Turun Mendekati Level Terendah 43 Tahun

Pekanbaru – Pada hari Kamis (5/1) pagi waktu setempat, Departemen Tenaga Kerja AS telah merilis Jumlah Klaim Pengangguran periode mingguan yang secara mengejutkan kembali turun cukup signifikan hingga berada dekat level terendah 43 tahun mengindikasikan bahwa prospek pasar tenaga kerja negeri Paman Sam semakin cerah.

Klaim Pengangguran AS Turun Mendekati

Departemen of Labor merilis sebuah data yang menunjukan bahwa jumlah warga AS yang mengisi form Unemployment Claims pada perhitungan yang berakhir tanggal 31 Desember minggu lalu bertambah sebanyak 235k. Jumlah itu berada cukup dekat dengan raihan Jobless Claims pada pertengahan bulan November 2016 lalu, 233k yang merupakan rekor terendah sejak 1973.

Klaim pengangguran pada periode sebelumnya direvisi turun 2k menjadi 263k dari 265k, sedangkan forecast ekonom melalui survey Reuters berada pada jumlah 262k. Bila mengacu pada rata rata Jobless Claims selama 4 pekan terakhir menunjukan bahwa trend pengangguran AS kian menurun bila dibandingkan periode yang sama satu tahun sebelumnya.

Terus bertahannya jumlah klaim pengangguran berada dibawah level psikologis 300k selama 96 pekan secara beruntun menunjukan pasar tenaga kerja yang semakin pulih atau mendekati “full employment”. Hal tersebut dipertegas oleh tingkat pengangguran yang berada rendah di level 4.6 persen, terendah 9 tahun.

Pengetatan kondisi pasar tenaga kerja yang diikuti oleh terus tumbuhnya inflasi secara bertahap diyakini oleh sebagian pelaku pasar akan mendorong The Fed mewujudkan rencananya untuk melakukan Rate Hike sebanyak tiga kali pada tahun 2017 ini.

Pasca rilis data klaim pengangguran periode mingguan AS, Greenback terpantau melemah terhadap sebagian besar major currency. Hal ini disebabkan oleh adanya aksi profit taking Investor menjelang rilis data NFP akhir pekan nanti. EUR/USD pada awal sesi New York malam ini menguat, memangkas pelemahan yang sudah terjadi di sesi Eropa tadi sore dan diperdagangkan pada level 1.0542; sedangkan GBP/USD mencoba menguat dan berada di level 1.2313 atau menjauhi level low harian 1.2269 (Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifan Financindo

Sumber :seputarforex