PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Mengapa Harga Emas Turun Saat Krisis Turki?

PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU – Harga emas jatuh ke level terendah sejak bulan Januari 2017, karena Dolar AS terus menguat dan ditunjang oleh kekhawatiran akan dampak krisis Turki. Harga emas spot di hari Rabu (15/Agustus) siang ini turun 0.45 persen ke posisi $1,188.24 per troy ons. Sedangkan harga emas futures di Comex untuk pengiriman bulan Desember, turun 0.47 persen ke $1,195 per troy ons.

emas-turun

Harga Emas Justru Turun Saat Krisis Turki

Sejak krisis Turki mencuat di minggu kedua bulan Agustus 2018 ini, harga emas ikut merosot. Bahkan saat penguatan harian Dolar AS melemah pun, harga emas tak juga naik signifikan.

Emas yang sejatinya merupakan aset safe haven di kala terjadi ketidakpastian dan kemelut geopolitik, terus saja gagal menarik minat para investor di tengah krisis Turki ini. Dari sini, timbullah pertanyaan, mengapa harga emas justru menurun di tengah gejolak pasar finansial yang diakibatkan krisis Turki?

Mengapa Harga Emas Malah Turun Saat

Dolar AS Dinilai Lebih Menguntungkan Daripada Emas

Menurut analis Seputarforex Martin Singgih, dalam kolom komentar analisa emas mingguannya, emas gagal menguat karena permintaan pasar terhadap Dolar AS lebih besar daripada permintaan terhadap logam mulia. Emas dan Dolar AS memang sama-sama aset safe haven, tetapi dalam hal ini, Dolar AS lebih diminati karena perseteruan ekonomi antara AS dengan Turki akan lebih menguntungkan AS.

Menurut Martin, ceritanya akan lain apabila terjadi konflik yang menjurus ke perang dan merugikan AS, seperti misalnya saat konflik dengan Korea Utara. Dalam konflik semacam itu, maka Dolar AS-lah yang seharusnya turun dan harga emas naik.

Senada dengan Martin, Hareesh V, Kepala Riset Komoditas di Geojit Financial Service India menuturkan, harga emas yang jatuh dalam kasus ini dikarenakan para investor memilih aset safe haven lain.

“Orang-orang lebih memilih untuk menjauh dari emas dan memarkirkan dananya di aset-aset lainApabila harga emas ditutup di bawah $1,190, maka harga emas akan memperpanjang penurunannya ke angka $1,150 atau lebih rendah lagi. … Kami tidak mengekspektasikan adanya pantulan naik yang besar karena semua fundamental masih negatif untuk emas,” kata Hareesh V.