Minyak Berjangka Ditutup Suram

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Minyak berjangka jatuh pada akhir Senin di tengah tumbuhnya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS bisa menaikkan suku bunga pada awal bulan depan dan bahwa sekelompok produsen minyak mentah utama mungkin gagal mendapatkan kesepakatan untuk menstabilkan output.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah West Texas Intermediate untuk kontrak Oktober turun 66 sen atau 1,4% untuk menetap di $ 46,98 per barel, sementara Brent kontrak Oktober di bursa ICE Futures di London juga turun 66 sen atau 1,3% ke $ 49,26 per barel.

Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat mengisyaratkan berkembangnya keyakinan bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga jangka pendek dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

Kenaikan suku bunga AS biasanya bukan pertanda baik untuk harga minyak, yang dihargakan dalam greenback. Suku bunga yang lebih tinggi bisa mendorong dolar menguat dan membuat produk minyak menjadi lebih mahal bagi para pedagang yang memegang mata uang yang berbeda.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?financeroll